ALWAN, FLORENCIA IRENA (2024) KARAKTERISTIK MINUMAN SERBUK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) DITINJAU DARI PROSES PENGERINGAN DAN PENYEDUHAN. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__COVER.pdf Download (939kB) | Preview |
|
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (797kB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (920kB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (879kB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (825kB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (733kB) |
||
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__DAFPUS.pdf Download (826kB) | Preview |
|
|
Text
20.I1.0016-FLORENCIA IRENA ALWAN__LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Produksi tanaman alpukat yang banyak dapat meningkatkan limbah sampingan yang dihasilkan, seperti biji alpukat. Biji alpukat dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan daging buahnya. Dengan adanya aktivitas antioksidan yang tinggi, maka biji alpukat dapat diolah menjadi suatu produk minuman fungsional dalam bentuk serbuk. Dalam proses pembuatan minuman serbuk biji alpukat, terdapat proses pengeringan yang mampu mempengaruhi kadar senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan akibat adanya panas. Maka dari itu, pada penelitian ini diteliti mengenai optimalisasi suhu pengeringan dan suhu penyeduhan pada minuman serbuk biji alpukat terhadap aktivitas antioksidan dan total fenolik. Pada penelitian ini juga dianalisis aktivitas antioksidan minuman serbuk biji alpukat selama dua bulan penyimpanan. Perlakuan suhu pengeringan yang digunakan sebesar 50°C dan 60°C. Sedangkan perlakuan suhu awal penyeduhan yang digunakan sebesar 70°C, 80°C, dan 90°C. Analisis aktivitas antioksidan dilakukan dengan uji DPPH berdasarkan nilai IC50. Kemudian analisis total fenolik dilakukan dengan uji Folin-Fiocalteu. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis warna pada serbuk dan hasil seduhan dengan bantuan alat chromameter. Selain itu, pada hasil seduhan juga dilakukan analisis terhadap derajat keasamannya. Kadar air pada serbuk dalam penelitian ini sudah memenuhi standar SNI yang berlaku, yaitu di bawah 10%. Suhu pengeringan yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh hasil yang tidak berbeda nyata terhadap aktivitas antioksidan minuman serbuk biji alpukat. Sedangkan suhu optimal penyeduhan yang diperoleh sebesar 70°C dengan nilai IC50 terendah. Selama dua bulan penyimpanan, nilai IC50 atau kemampuan meredam radikal bebas yang diperoleh semakin lemah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Development Product 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Quality |
| Divisions: | Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology |
| Depositing User: | Mr Yosua Norman Rumondor |
| Date Deposited: | 10 Jul 2025 07:15 |
| Last Modified: | 10 Jul 2025 07:15 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38025 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
