HARTONO, KARYN GRACIA and UTOMO, KEZIA HANDINI (2026) FORMULASI SOLID CARBOHYDRATE NANOPARTICLES EKSTRAK BUAH BINAHONG HITAM (Anredera cordifolia) BERBASIS MATRIKS MODIFIED TAPIOCA STARCH DALAM INHIBISI SEL KANKER MDA-MB-231. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
23.I1.0048 - KARYN GRACIA HARTONO-23.I1.0096 - KEZIA HANDINI UTOMO-COVER_a.pdf Download (889kB) | Preview |
|
|
Text
23.I1.0048 - KARYN GRACIA HARTONO-23.I1.0096 - KEZIA HANDINI UTOMO-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
23.I1.0048 - KARYN GRACIA HARTONO-23.I1.0096 - KEZIA HANDINI UTOMO-DAPUS _a.pdf Download (966kB) | Preview |
|
|
Text
23.I1.0048 - KARYN GRACIA HARTONO-23.I1.0096 - KEZIA HANDINI UTOMO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di dunia, dengan sel MDA-MB-231 sebagai model TripleNegative Breast Cancer (TNBC) yang tidak responsif terhadap terapi hormonal maupun target HER2 sehingga pilihan pengobatannya terbatas. Kemoterapi konvensional berisiko menimbulkan efek samping yang menurunkan kualitas hidup pasien, sehingga pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alami menjadi penting. Binahong hitam (Anredera cordifolia) mengandung senyawa bioaktif seperti saponin, triterpenoid, alkaloid, polifenol, dan flavonoid yang berpotensi sebagai agen antikanker, namun pemanfaatannya sebagai pangan fungsional terkendala oleh bioavailabilitas dan stabilitas senyawa yang rendah. Nanoteknologi berbasis Solid Carbohydrate Nanoparticles (SCNP) menggunakan matriks modified tapioca starch dipilih sebagai strategi untuk mengatasi keterbatasan tersebut, karena mampu memberikan stabilitas fisik-kimia dan efisiensi enkapsulasi yang lebih baik dibandingkan nanopartikel cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak binahong hitam dan komposisi inti matriks terhadap karakteristik fisik dan kimia, serta aktivitas sitotoksisitas terhadap sel MDA-MB-231 pada SCNP yang dihasilkan. Metode meliputi ekstraksi ultrasonic-assisted, sintesis SCNP dengan total konsentrasi carrier 10%, pengeringan menggunakan spray dryer (suhu inlet 150°C, outlet 90°C), serta karakterisasi menggunakan, uji DPPH, Folin-Ciocalteu, AlCl3, X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Sintesis SCNP dilakukan dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak buah binahong hitam, yaitu 5% dan 10%. Sementara itu, konsentrasi modified tapioca starch sebagai bahan carrier dalam 10% inti matriks, yaitu 100%, 70%, 30%. Hasil penelitian menunjukkan seluruh enam formulasi (AMSK 5, AMSMD 735, AMSMD 555, AMSK 10, AMSMD 7310, AMSMD 5510) menghasilkan ukuran partikel berskala nano, yaitu 33,457–240,800 nm, dengan nilai PDI 0,467–0,855. Peningkatan konsentrasi ekstrak dari 5% menjadi 10% secara konsisten menurunkan ukuran partikel pada seluruh komposisi matriks, diduga akibat interaksi ikatan hidrogen antara gugus hidroksil polifenol binahong dan rantai pati yang menurunkan viskositas larutan sebelum atomisasi. Penambahan maltodekstrin juga memperkecil ukuran partikel dibandingkan penggunaan modified tapioca starch tunggal, meskipun tidak selalu meningkatkan homogenitas distribusi ukuran. Aktivitas antioksidan dan kadar fenolik tertinggi diperoleh pada formulasi AMSK 5 (72,457% inhibisi; 236,300 mg/100 g), sedangkan proporsi maltodekstrin yang lebih tinggi cenderung menurunkan aktivitas antioksidan akibat efek pengenceran. Analisis XRD menunjukkan seluruh sampel bersifat highly amorphous (67,6–70,6%), mengindikasikan gangguan keteraturan struktur kristalin pati akibat interaksi dengan polifenol selama enkapsulasi. Pengamatan SEM memperlihatkan partikel berbentuk sferis dengan permukaan berkerut khas produk spray drying, dengan maltodekstrin mendukung pembentukan partikel yang lebih seragam. Analisis FTIR mengonfirmasi keberhasilan enkapsulasi senyawa fenolik/flavonoid binahong hitam di dalam matriks pati, ditandai oleh pita serapan gugus O–H, C–O, dan ikatan glikosidik α-1,4/α-1,6 yang konsisten pada seluruh sampel.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology |
| Divisions: | Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 02:40 |
| Last Modified: | 28 Oct 2026 02:40 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40523 |
| Keywords: | FORMULASI SOLID CARBOHYDRATE NANOPARTICLES EKSTRAK BUAH BINAHONG HITAM (Anredera cordifolia) BERBASIS MATRIKS MODIFIED TAPIOCA STARCH DALAM INHIBISI SEL KANKER MDA-MB-231 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
