PENGUNGKAPAN DIRI MELALUI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PASCA PENGALAMAN KORBAN PERSELINGKUHAN

MULYASARI, BUNGA WADIYA (2026) PENGUNGKAPAN DIRI MELALUI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PASCA PENGALAMAN KORBAN PERSELINGKUHAN. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
22.M1.0082 - BUNGA WIDIYA MULYASARI-COVER_1.pdf

Download (787kB) | Preview
[img] Text
22.M1.0082 - BUNGA WIDIYA MULYASARI-ISI_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.M1.0082 - BUNGA WIDIYA MULYASARI-DAPUS_1.pdf

Download (831kB) | Preview
[img] Text
22.M1.0082 - BUNGA WIDIYA MULYASARI-LAMP _1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan proses pertukaran pesan yang melibatkan aspek verbal dan non verbal dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Fenomena perselingkuhan yang marak terjadi khususnya di kalangan Generasi Z, sering menjadi pemicu utama trauma psikis yang memperburuk hubungan interpersonal. Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pengungkapan diri atau self-disclosure korban pasca perselingkuhan dalam komunikasi interpersonal, mengingat korban cenderung menutup diri sebagai bentuk perlindungan psikologis akibat trauma dan kehilangan kepercayaan yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi untuk menggali makna subjektif pengalaman korban melalui sudut pandang Teori Penetrasi Sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengungkapan diri korban berlangsung secara bertahap dari tahap orientasi yang sangat tertutup di mana narasumber secara nonverbal menunjukkan perilaku menyendiri dan menangis terus menerus. Memasuki tahap pertukaran afektif eksploratif, korban mulai membangun dengan pikiran positif dan secara verbal lebih terbuka mengenai informasi intim hanya kepada support system terdekat yaitu sahabat dibandingkan dengan keluarga. Dukungan dari profesional psikolog juga berperan krusial dalam membantu korban mengelola beban batin dan memberanikan diri untuk membuka diri kembali secara sadar dan suka rela. Peneliti menyimpulkan bahwa pengungkapan diri yang efektif melalui komunikasi yang jujur terbukti dapat meningkatkan kualitas komunikasi serta memperkuat kembali interaksi hubungan sosial korban secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 302.2 Communication
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:09
Last Modified: 22 Apr 2026 07:09
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39703
Keywords: Pengungkapan Diri (Self-disclosure), Komunikasi Interpersonal, Perselingkuhan, Teori Penetrasi Sosial, Generasi Z

Actions (login required)

View Item View Item