DEWANITRA, INOSENSIA KEISHA (2025) PESAN POLITIK PASANGAN CALON NGESTI-ARIFAH MELALUI MEDIA KAMPANYE SELAMA MASA KAMPANYE PILKADA KABUPATEN SEMARANG 2024. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_COVER.pdf Download (489kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (596kB) |
||
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
||
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (508kB) |
||
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
||
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_DAPUS.pdf Download (505kB) | Preview |
|
|
Text
21.M1.0010_INOSENSIA KEISHA DEWANITRA_LAMP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Pasangan calon (paslon) Ngesti-Arifah menyampaikan pesan politik melalui media kampanye yang digunakan selama masa kampanye pada Pilkada Kabupaten Semarang 2024. Tiga media kampanye yang digunakan yaitu bahan kampanye, APK, dan media sosial Instagram @ngesti.nugraha. Hal ini bertujuan untuk menyampaikan citra diri, mengingatkan kembali ke masyarakat, dan menarik hati masyarakat saat pemilihan. Kampanye pada pemilihan bupati (pilbup) Kabupaten Semarang ini menyoroti Ngesti Nugraha sebagai calon petahana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif dan terus terang, dokumentasi terhadap media luar ruang, APK, dan tangkapan layar unggahan pada media sosial Instagram, dan triangulasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan politik Ngesti-Arifah menggunakan lima dari enam metode penyampaian pesan kampanye, yaitu repetisi, canalizing, informatif, persuasif, dan edukatif. Metode yang tidak digunakan yaitu pesan kursif. Desain bahan kampanye dan APK memiliki desain yang cenderung sama dan tidak signifikan. Berbeda dengan penyampaian pesan politik pada Instagram @ngesti.nugraha jauh lebih beragam. Paslon Ngesti-Arifah memanfaatkan lima jenis media kampanye murah pada Instagram @ngesti.nugraha yaitu kampanye silaturahmi, foto, video, desain, dan media campuran. Mayoritas kampanye yang digunakan berupa video dalam bentuk unggahan konten kegiatan sehari-hari dari Ngesti Nugraha. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa paslon Ngesti-Arifah menggunakan bahan kampanye, APK, dan Instagram @ngesti.nugraha untuk berkampanye menyampaikan pesan politik secara tersirat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | ms. Wiwien Vieragustin |
| Date Deposited: | 11 Jul 2025 01:18 |
| Last Modified: | 11 Jul 2025 01:18 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37351 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
