PERAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM MELAKUKAN PENYELIDIKAN DAN PENYIDIKAN TERHADAP MAKANAN TANPA IZIN EDAR (STUDI KASUS DI BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN SEMARANG)

Naibaho, Romanna Octavia (2016) PERAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM MELAKUKAN PENYELIDIKAN DAN PENYIDIKAN TERHADAP MAKANAN TANPA IZIN EDAR (STUDI KASUS DI BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN SEMARANG). Other thesis, Fakultas Hukum dan Komunikasi UNIKA Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho COVER.pdf

Download (380kB)
[img] Text (BAB I)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text (BAB II)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[img] Text (BAB III)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (341kB)
[img] Text (BAB IV)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (82kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10.20.0028 Romanna Octavia Naibaho LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)

Abstract

Menurut peraturan perundang-undangan, setiap mengedarkan produk pangan untuk kepentingan dijual, maka atas dasar kepentingan keamanan pangan dan perlindungan konsumen, setiap produsen, pengedar, penjual harus memiliki surat izin edar. Penelitian ini menganalisis peran PPNS BBPOM Semarang dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap makanan tanpa izin edar, hambatan yang dihadapi PPNS BBPOM Semarang dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap makanan tanpa izin edar, dan upaya mengatasi hambatan tersebut. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Metode pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, wawancara, dan studi dokumentasi yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa peran yang dilakukan oleh PPNS BBPOM Semarang dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap makanan tanpa izin edar dilakukan melalui observasi, sampling secara tertutup di sarana-sarana yang diduga melakukan pelanggaran dan atau tindak pidana di bidang makanan, pengujian laboratorium, pemeriksaan TKP, penggeledahan, penyitaan, memeriksa tersangka dan saksi, gelar perkara, dan kegiatan penyidikan lainnya sesuai ketentuan KUHAP Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh PPNS BBPOM Semarang dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap makanan tanpa izin edar, diantaranya seperti: (a). keterbatasan SDM penyidik; (b). tidak adanya keseragaman biaya pemberkasan; dan (c). keterbatasan fasilitas. Upaya yang dilakukan PPNS BBPOM Semarang untuk mengatasi hambatan tersebut, diantaranya seperti: (a) meningkatkan kualitas dan kuantitas PPNS, baik melalui diklat PPNS Dasar, PPNS lanjutan, pelatihan intelijen, gelar perkara, dll; (b) menerapkan sistem anggaran berbasis kinerja; dan (c) pengadaaan sarana dan prasarana yang mendukung penegakan hukum di bidang makanan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu peran yang dilakukan oleh PPNS BBPOM Semarang dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap makanan tanpa izin edar sudah sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Pasal 7 dan Pasal 8 KUHAP dan Pasal 132 ayat (2) UU RI No.18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food safety
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Law
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 27 May 2016 03:30
Last Modified: 27 May 2016 03:30
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9562

Actions (login required)

View Item View Item