EVALUASI STATUS GIZI BALITA DITINJAU DARI TINGKAT PENDmlXAN IBU DAN PENGIlASILAN ORANG TVA (STUDI KASUS DI DESA SLAHUNG, KEC. SLAHUNG, KAB. PONOROGO, JA WA TIMUR )

S. INDAH, YUSTINA SRI (2005) EVALUASI STATUS GIZI BALITA DITINJAU DARI TINGKAT PENDmlXAN IBU DAN PENGIlASILAN ORANG TVA (STUDI KASUS DI DESA SLAHUNG, KEC. SLAHUNG, KAB. PONOROGO, JA WA TIMUR ). Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian, Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
99.70.0217 yustina sis COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BSB I)
99.70.0217 yustina sis BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (473kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0217 yustina sis BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0217 yustina sis BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (753kB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
99.70.0217 yustina sis BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (657kB)
[img] Text (BAB V)
99.70.0217 yustina sis BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (75kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
99.70.0217 yustina sis DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (180kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
99.70.0217 yustina sis LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Masalah kekurangan konsumsi pangan merupakan masalah dunia. Sebagian besar negara di dunia mengalami masalah gizi. Seperti di negara lain, Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Balita termasuk golongan rawan terhadap masalah gizi, sehingga baJita perlu mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi balita diJihat dari tingkat pendidikan ibu dan pendapatan orang tua. lumlah responden yang dipakai dalam penelitian adalah 126 balita. Metode yang digunakan dalam penentuan status gizi ini adalah metode Berat Badan menurut Umur (BBIU) HasH yang diperoleh dari penelitian ini adalah 0,79% status gizi buruk, 6,35% gizi kurang, 21,43% gizi sedang, 67,46% gizi baik, dan 3,97% gizi lebih. Sebagian besar ibu responden memiliki tingkat pendidikan SLTA (61,11%) kemudian SD (15,81%), SLTP (1 5,08%), dan PT (7,94%). Status gizi balita memiliki korelasi nyata terliaaap tingkat penClidikan ibu, (signifikansi < 0,01) dengan nilai korelasi 0,2417. Berdasarkan tingkat penghasiJan orang tua didapatkan hasil, sebanyak 15,87% berpenghasilan rendah, 69,84% penghasilan sedang, dan 14,29% penghasiJan tinggi. Tidak terdapat kore las i antara satatus gizi balita dengan pendapatan orang tua, (signifikansi > 0,01). Angka Kecukupan Gizi (AKG) sebagian besar balita buruk, sebanyak 71,43% buruk, kurang 19,84%, sedang 7,14%, baik 1,59%. Untuk jenis makanan yang sering dikonsumsi oleh responden, untuk golongan karbohidrat adalah nasi, roti dan mie, golongan protein nabati adalah tahu dan tempe, golongan protein hewani adalah susu, telu , daging ayam dan sapi, golongan sayur adalah bayam, wortel, kobis, sedangkan untuk golongan buah adalah jeruk, pisang, dan jambu bij i.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology > Nutrition
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Lucius Oentoeng
Date Deposited: 16 Mar 2016 10:14
Last Modified: 16 Mar 2016 10:14
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7999

Actions (login required)

View Item View Item