Search for collections on Unika Repository

BIOFORTIFIKASI ZN TERHADAP KANGKUNG (Ipomoea reptans Poir) HIDROPONIK MELALUI FOLIAR APPLICATION PADA PENERAPAN URBAN FARMING

PUTRI, MARIA CHIQUITA KRISOVELA (2024) BIOFORTIFIKASI ZN TERHADAP KANGKUNG (Ipomoea reptans Poir) HIDROPONIK MELALUI FOLIAR APPLICATION PADA PENERAPAN URBAN FARMING. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__COVER.pdf

Download (618kB) | Preview
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (713kB)
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (734kB)
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (863kB)
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB)
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
[img]
Preview
Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__DAFPUS.pdf

Download (760kB) | Preview
[img] Text
20.I1.0144-MARIA CHIQUITA KRISOVELA PUTRI__LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kegiatan menanam tanaman pada lahan terbatas yang berfokus pada sayursayuran maupun buah-buahan sebagai bahan pangan disebut dengan urban farming. Biofortifikasi merupakan pemberian nutrisi tambahan pada tanaman dilakukan untuk memaksimalkan nutrisi yang dapat dikonsumsi oleh manusia. Foliar application merupakan salah satu metode pemberian nutrisi tambahan pada tanaman. Zinc atau Zn termasuk kedalam mikronutrien yang dibutuhkan manusia untuk menjaga kesehatan yang optimal karena merupakan zat gizi esensial. Zn berperan dalam pertumbuhan sel, sintesis protein dan diferensiasi sel pada tubuh sehingga meningkatkan laju pertumbuhan anak sehingga dapat terhindar dari stunting. Bentuk upaya yang dapat dilakukan salah satunya biofortifikasi Zn pada tanaman khususnya sayur. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari tahu perbedaan pengaruh konsentrasi Zn terhadap pertumbuhan tanaman kangkung, pengaruh perbedaan konsentrasi Zn terhadap pertumbuhan tanaman kangkung, serta menganalisis kadar Zn pada tanaman kangkung hidroponik yang sudah dilakukan biofortifikasi. Pada penelitian ini, kangkung dipilih sebagai tanaman sayur yang digunakan untuk penerapan urban farming di rooftop Unika Soegijapranata Kampus BSB. Kangkung merupakan tanaman semusim, memiliki umur yang pendek, serta disukai oleh mayoritas masyarakat karena rasa yang lezat dan harga yang terjangkau. Pada penelitian ini, penanaman kangkung pada media hidroponik akan dilakukan biofortifikasi dengan Zn melalui foliar application. Pada penelitian ini dilakukan biofortifikasi Zn pada tanaman kangkung hidroponik dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 0, 15, 30, 45, 60 dan 75 µM. Parameter yang diuji yaitu pertumbuhan kangkung diantaranya tinggi tanaman dan jumlah daun selama 4 minggu, berat basah, berat kering, kadar klorofil serta kandungan Zn pada tanaman yang diuji menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer. Data tersebut kemudian dilakukan uji one way ANOVA dan uji korelasi dengan metode Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan Zn menunjukkan perbedaan nyata pada perlakuan yang berbeda pada tiap variabelnya, serta antar variabel saling berhubungan satu sama lainnya. Nilai tertinggi pada tinggi tanaman minggu ke-2, 3 dan 4 terdapat pada perlakuan 15 µM. Nilai tertinggi pada jumlah daun minggu ke-2 dan 3 terdapat pada perlakuan 15 µM, serta minggu ke-4, pada perlakuan 60 µM. Nilai tertinggi berat basah dan berat kering daun terdapat pada perlakuan 15 µM. Nilai tertinggi kadar air daun terdapat pada perlakuan 45 µM. Nilai tertinggi berat basah dan berat kering batang terdapat pada perlakuan 15 µM. Nilai tertinggi kadar air batang terdapat pada perlakuan 45 µM. Nilai tertinggi berat basah dan berat kering akar terdapat pada perlakuan 15 µM. Nilai tertinggi kadar klorofil terdapat pada perlakuan 75 µM. Nilai tertinggi kadar Zn terdapat pada perlakuan 30 µM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan tanaman kangkung hidroponik menunjukkan hasil yang optimal pada pemberian konsentrasi Zn sebanyak 15 µM.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Development Product
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Yosua Norman Rumondor
Date Deposited: 10 Jul 2025 07:16
Last Modified: 10 Jul 2025 07:16
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38041
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item