PENGARUH LAMA WAKTU EKSTRAKSI ULTRASONIC ASSISTED EXTRACTION (UAE) TERHADAP KOLAGEN TULANG CEKER AYAM DENGAN METODE KOMBINASI PERENDAMAN ENZIM PAPAIN

Udjono, Giovani Anggasta Putri (2023) PENGARUH LAMA WAKTU EKSTRAKSI ULTRASONIC ASSISTED EXTRACTION (UAE) TERHADAP KOLAGEN TULANG CEKER AYAM DENGAN METODE KOMBINASI PERENDAMAN ENZIM PAPAIN. Other thesis, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang.

[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-COVER_a.pdf

Download (934kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB I_a.pdf

Download (246kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB III_a.pdf

Download (374kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB IV_a.pdf

Download (386kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB V_a.pdf

Download (350kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-BAB VI_a.pdf

Download (178kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-DAPUS_a.pdf

Download (267kB)
[img] Text
19.I1.0001-Giovani Anggasta Putri Udjono-LAMP_a.pdf

Download (1MB)

Abstract

Ceker ayam merupakan salah satu by-product dari proses pemotongan ayam yang sering kali tidak termanfaatkan. Tingginya produksi daging ayam ras, menyebabkan produksi dari tulang ceker ayam mengalami peningkatan. Di dalam tulang ceker ayam banyak terkandung protein dalam jumlah tinggi, termasuk kolagen. Kolagen merupakan senyawa polimer biodegradable yang umum dimanfaatkan dalam pembentukan dan perekatan jaringan sel. Saat ini telah banyak penelitian yang bertujuan mengekstrak kolagen dengan menggunakan berbagai metode, seperti asam, basa, enzim, maupun perlakuan fisik seperti ultrasound. Metode enzim tergolong masih jarang dilakukan karena tingginya biaya yang diperlukan, padahal metode ini mampu menghasilkan kolagen dengan jumlah tinggi dan kualitas yang baik. Enzim papain mampu memutus ikatan peptida dari protein menjadi molekul yang lebih sederhana melalui reaksi hidrolisis. Selain enzim, ekstraksi kolagen dengan metode ultrasound juga masih jarang dilakukan. Metode ultrasound mampu meningkatkan jumlah rendemen dan mencegah kerusakan pada struktur kolagen. Gelombang ultrasound akan menyebabkan terbukanya serat-serat kolagen sehingga perlakuan asam dan enzim akan berjalan secara lebih efektif. Hingga saat ini belum diketahui lama waktu ultrasound terbaik untuk mengekstrak kolagen dalam tulang ceker ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh lama waktu ekstraksi dengan gelombang ultrasound terhadap jumlah rendemen dan karakteristik kolagen tulang ceker ayam yang dihasilkan, dan menentukan pengaruh lama waktu ekstraksi dengan gelombang ultrasound terhadap total protein terlarut dan tidak terlarut dari kolagen tulang ceker ayam yang dihasilkan. Ekstraksi kolagen dilakukan dengan merendam tulang ceker ayam yang telah digiling ke dalam aquades dengan perbandingan 1:2 (w/v), lalu dilakukan ekstraksi dengan gelombang ultrasound selama 0 menit, 10 menit, 20 menit, 30 menit, 40 menit, 50 menit, dan 60 menit. Selanjutnya dilakukan pemisahan supernatan dan pelet dengan bantuan sentrifuge. Bagian supernatan dan tulang ceker ayam diekstraksi kembali dengan menambahkan enzim papain dengan konsentrasi 3% (w/w) dan diinkubasi selama 6 jam pada suhu 60˚C. Setelah itu dilakukan penon-aktifan enzim papain dengan cara direndam pada waterbath bersuhu 95˚C selama 10 menit, lalu dipisahkan kembali supernatan dan peletnya. Supernatan dikeringkan dan kemudian dilakukan beberapa pengujian, seperti uji kadar air, kadar lemak, kadar protein, warna bubuk, dan kelarutan bubuk gelatin. Dalam penelitian ini, seluruh uji protein dilakukan dengan metode Lowry dengan bantuan kurva standar Bovine Serum Albumin (BSA). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa semakin lama waktu ultrasound akan menyebabkan peningkatan rendemen, kadar protein, dan viskositas, serta penurunan kadar air dan kadar lemak. Perlakuan ultrasound selama 40 menit meningkatkan rendemen kolagen dari 9,44% menjadi 11,63% dengan kadar protein meningkat dari 2,29% menjadi 2,83%. Selain itu, ultrasound juga mampu meningkatkan protein terlarut dan tidak larut pada kolagen tulang ceker ayam yang dihasilkan. Waktu ultrasound melebihi 40 menit, akan menyebabkan pernurunan rendemen dan kualitas kolagen yang diperoleh diduga akibat pecahnya ikatan hidrogen dan gaya van der Waals dari rantai polipetida.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: mr AM. Pudja Adjie Sudoso
Date Deposited: 31 Mar 2023 02:50
Last Modified: 31 Mar 2023 02:50
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/31316

Actions (login required)

View Item View Item