EVALUASI KADAR FORMALDEHID TAHU PADA BEBERAPA ARAS KONSENTRASI FORMALIN DAN SUHU AIR RENDAMAN SERTA KONDISI PEREBUSAN

KUSUMADINA, AGNES (2006) EVALUASI KADAR FORMALDEHID TAHU PADA BEBERAPA ARAS KONSENTRASI FORMALIN DAN SUHU AIR RENDAMAN SERTA KONDISI PEREBUSAN. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
01.70.0012 Agnes Kusumadina COVER.pdf

Download (447kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
01.70.0012 Agnes Kusumadina BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text (BAB II)
01.70.0012 Agnes Kusumadina BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text (BAB III)
01.70.0012 Agnes Kusumadina BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text (BAB IV)
01.70.0012 Agnes Kusumadina BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB)
[img] Text (BAB V)
01.70.0012 Agnes Kusumadina BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
01.70.0012 Agnes Kusumadina DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (121kB) | Preview

Abstract

Tahu merupakan salah satu bentuk produk pangan yang populer di masyarakat Indonesia, walaupun asalnya dari Cina. Sebagai bahan pangan tahu adalah salah satu makanan yang mudah diperoleh di pasaran. Tahu terbuat dari proses penggumpalan (pengendapan) protein susu kedelai. Namun dikarenakan tahu mengandung protein dan kadar air yang tinggi, maka tahu mudah mengalami kerusakan, karena itu banyak usaha yang dilakukan untuk menambah bahan kimia pengawet. Bahan kimia yang biasa digunakan adalah formalin. Apabila konsumen mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin, dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pH, kadar air, tekstur dan kadar formaldehid tahu pada beberapa aras konsentrasi formalin dan suhu air rendaman pada dua metode perebusan. Penelitian diawali dengan pembuatan tahu, kemudian tahu direndam dalam larutan formalin dengan konsentrasi 0%; 0,1%; 0,15%; 0,2%; 0,25% selama satu hari dengan dua suhu perendaman yaitu suhu ruang dan suhu refrigerator. Lalu, tahu direbus dengan dua metode perebusan yaitu merebus tahu dalam air sampai air mendidih selama 5 menit (RL) dan merebus tahu dalam air mendidih selama 5 menit (RM). Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah pH, kadar air, kekerasan, dan kadar formaldehid tahu mentah dan tahu matang. Pengukuran kadar formaldehid dilakukan dengan metode spektrofotometri (AOAC, 1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH dan kadar air tahu pada beberapa konsentrasi formalin dan suhu air rendaman serta kondisi perebusan tidak berbeda nyata (p>0,05). Sedangkan pada analisa kekerasan dan kadar formaldehid tahu berbeda nyata (p<0,05). Terjadi peningkatan kekerasan dan penurunan kadar formaldehid pada tahu dari kondisi Mentah (M) ke kondisi matang (RL dan RM). Kadar formaldehid tahu pada perendaman suhu ruang (3,747±1,169 ppm) lebih tinggi dibandingkan dengan kadar formaldehid tahu pada perendaman suhu refrigerator (3,497±1,027 ppm). Penurunan kadar formaldehid tahu pada dua kondisi perebusan yang berbeda adalah sebesar 37% - 48% pada RL dan 31% - 40% pada RM

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
> 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 19 Oct 2016 03:55
Last Modified: 19 Oct 2016 03:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12162

Actions (login required)

View Item View Item