DINAMIKA SUHU DAN KEPADATAN MIKROORGANISME DALAM MASAKAN BERBAHAN KENTANG DAN TAHU YANG DIJUAL DI EMPAT WARUNG MAKAN TEGAL DI JALAN KARANGREJO BENDAN DHUWUR SEMARANG

ENDRASWARI, YONIKE (2007) DINAMIKA SUHU DAN KEPADATAN MIKROORGANISME DALAM MASAKAN BERBAHAN KENTANG DAN TAHU YANG DIJUAL DI EMPAT WARUNG MAKAN TEGAL DI JALAN KARANGREJO BENDAN DHUWUR SEMARANG. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
01.70.0010 Yonike Endraswari COVER.pdf

Download (169kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
01.70.0010 Yonike Endraswari_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[img] Text (BAB II)
01.70.0010 Yonike Endraswari BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img] Text (BAB III)
01.70.0010 Yonike Endraswari BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14MB)
[img] Text (BAB IV)
01.70.0010 Yonike Endraswari BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img] Text (BAB V)
01.70.0010 Yonike Endraswari BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (65kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
01.70.0010 Yonike Endraswari DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
01.70.0010 Yonike Endraswari LAMPIRAN.pdf

Download (192kB) | Preview

Abstract

Warteg yang banyak berdiri di berbagai kota di Indonesia. Warteg memiliki peranan penting dalam memberi pemenuhan konsumsi banyak masyarakat. Dibalik itu semua, segala proses pengolahan di warteg ternyata perlu dipertanyakan higinitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kontaminasi makanan berdasarkan suhu dan kepadatan mikrooganisme pada 2 jenis masakan (tumis kentang dan sayur tahu) di 4 warteg di Jalan Karangrejo Bendan Dhuwur Semarang, yaitu Warteg MM, Warteg Sederhana 22, Warteg Sinar Selatan, Warteg Sederhana 7. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 titik waktu yaitu pagi hari, siang hari, dan sore hari. Pengujian kualitas mikroba pada tumis kentang dan sayur tahu dilakukan berdasarkan standar batas kontaminasi mikroba yang dianggap aman untuk dikonsumsi sesuai dengan ketentuan SNI 19-2897-1992. Pada umumnya kondisi sanitasi di semua warteg masih rendah. Kontaminasi bakteri dari masakan yang diteliti didapatkan bahwa jumlah bakteri pada pagi hari lebih rendah dibandingkan dengan siang hari dan sore hari. Sampel tumis kentang dan sayur tahu pada Warteg MM di pagi hari, memiliki kontaminasi bakteri paling tinggi yaitu 6,28 Log CFU/g (tumis kentang), 6,54 Log CFU/g (sayur tahu) yang berarti bahwa sudah melebihi batas aman untuk konsumsi yaitu 6 Log CFU/g.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing
> 660 Chemical engineering > Food Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 19 Oct 2016 03:55
Last Modified: 19 Oct 2016 03:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/12161

Actions (login required)

View Item View Item