TITIK ISOELEKTRIK DAN SIFAT KIMIA ISOLAT PROTEIN DARI BEBERAPA JENIS EXOTIC LEGUMES

DARMATJAHJANA, IRENE VERONICA (2002) TITIK ISOELEKTRIK DAN SIFAT KIMIA ISOLAT PROTEIN DARI BEBERAPA JENIS EXOTIC LEGUMES. Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
98.70.0077 irene vd - COVER.pdf

Download (260kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
98.70.0077 irene vd - BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0077 irene vd - BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0077 irene vd - BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (611kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0077 irene vd - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (411kB)
[img] Text (BAB V)
98.70.0077 irene vd - BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
98.70.0077 irene vd - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (205kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
98.70.0077 irene vd - LAMPIRAN.pdf

Download (443kB) | Preview

Abstract

Exotic legumes (koro-koroanlleguminosa minor) merupakan salah satu kelompok kacang-kacangan yang belum banyak dimanfaatkan. Berdasarkan nilai gizinya, penggunaan leguminosa minor diharapkan menyediakan protein nabati yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi proses isolasi protein leguminosa minor (koro-koroan) berdasarkan parameter titik isoelektrik, yield, total protein serta kadar proteinnya. Dalam penelitian iiii, digunakan empat jenis leguminosa minor (koro-koroan) yang belum banyak dibudidayakan secara intensif, yaitu: koro begog (Canavalia ensijiJrmis), koro benguk (A.fucuna pruriens), koro gude (Cajanus cajan) dan koro glinding (Phaseo/us /unallls). Tahapan dalam melakukan penelitian ini meliputi (1) pembuatan tepung koro rendah lemak, (2) isolasi protein dan (3) analisa sifat fisiko-kimia. Range pH yang digunakan untuk isolat protein koro begog dan ](oro gu3e adalah 4,2~ 4,4~ 4,6; 4.8~ sedangkan untuk koro benguk dan koro glinding adalah 3,8; 4,0; 4,2; 4,4 dan 4,4; 4,6; 4,8; 5,0. }'ield tertinggi isolat protein terdapat pada pH 4,4; 3,8; 4,4 dan 4,4 berturut-turut untuk koro begog, koro benguk, koro gude dan koro glinding. Titik isoelektr;ik optimum berdasarkan analisa regresi hanya clapat dilakukan untuk koro begog (pH=4,40) dan koro gude (pH=4,46).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 24 Feb 2016 02:04
Last Modified: 24 Feb 2016 02:04
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7585

Actions (login required)

View Item View Item