TJAHYONO, TJIO VIOLITA (2026) IMPLIKASI HUKUM DALAM PEMBUKAAN REKAM MEDIS UNTUK PROSES KLAIM ASURANSI KESEHATAN SWASTA DI RS MAYAPADA SURABAYA. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
24.C2.0032 - TJIO VIOLITA TJAHYONO-COVER_a.pdf Download (750kB) | Preview |
|
|
Text
24.C2.0032 - TJIO VIOLITA TJAHYONO-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
24.C2.0032 - TJIO VIOLITA TJAHYONO-DAPUS _a.pdf Download (973kB) | Preview |
|
|
Text
24.C2.0032 - TJIO VIOLITA TJAHYONO-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (989kB) |
Abstract
Pembukaan rekam medis dalam proses klaim asuransi kesehatan swasta merupakan suatu kebutuhan administratif yang sering dilakukan untuk kepentingan verifikasi dan validasi klaim. Namun, di sisi lain rekam medis mengandung informasi kesehatan yang bersifat rahasia dan termasuk data pribadi yang wajib dilindungi oleh hukum. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan hukum terkait batasan pembukaan rekam medis, perlindungan hak privasi pasien, serta tanggung jawab hukum apabila terjadi kebocoran atau penyalahgunaan data medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum pembukaan rekam medis dalam proses klaim asuransi kesehatan swasta di RS Mayapada Surabaya, implikasi hukum yang timbul apabila terjadi kebocoran atau penyalahgunaan data rekam medis, serta bentuk perlindungan hukum bagi pasien terkait kerahasiaan data rekam medisnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ahli hukum kesehatan, dokter yang bekerja di bidang asuransi, petugas rekam medis RS Mayapada Surabaya, dan perwakilan perusahaan asuransi kesehatan swasta. Data sekunder diperoleh dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang berkaitan dengan hukum kesehatan, perlindungan data pribadi, rekam medis, dan perasuransian. Seluruh data dianalisis secara kualitatif dengan mengkaji kesesuaian antara ketentuan hukum yang berlaku dan praktik yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembukaan rekam medis untuk proses klaim asuransi kesehatan swasta di RS Mayapada Surabaya dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, UndangUndang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Proses pembukaan rekam medis dilakukan melalui permintaan resmi dari perusahaan asuransi, verifikasi administrasi, penerapan standar operasional prosedur, persetujuan pasien, serta pembatasan data yang diberikan sesuai kebutuhan klaim. Implikasi hukum yang dapat timbul akibat kebocoran atau penyalahgunaan data rekam medis meliputi tanggung jawab administratif, perdata, dan pidana bagi rumah sakit maupun tenaga medis. Adapun perlindungan hukum bagi pasien diwujudkan melalui mekanisme perlindungan preventif dan represif, antara lain melalui informed consent, pembatasan akses data, hak mengajukan keberatan, dan hak memperoleh ganti rugi apabila terjadi pelanggaran terhadap kerahasiaan data medis. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan regulasi teknis mengenai batas pembukaan data medis, mekanisme persetujuan elektronik, dan standar pengawasan akses data guna meningkatkan kepastian hukum serta perlindungan hak privasi pasien.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:26 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:26 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40446 |
| Keywords: | Rekam Medis, Klaim Asuransi Kesehatan, Kerahasiaan Data Medis, Perlindungan Data Pribadi, Perlindungan Hukum Pasien |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
