PUTRA P, FIRMAN IKHSAN and PUTRI, HUBAKA GHAYATI (2026) ANALISIS KESIAPAN LAYANAN TRANSJAKARTA DALAM TRANSISI KE MODA TRANSPORTASI BERKELANJUTAN (Studi Kasus: Rute Jakarta International Stadium – Senen). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
21.B1.0043 - FIRMAN IKHSAN PUTRA PAMUNGKAS-21.B1.0073 - HUBAKA GHAYATI PUTRI-COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
21.B1.0043 - FIRMAN IKHSAN PUTRA PAMUNGKAS-21.B1.0073 - HUBAKA GHAYATI PUTRI-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
21.B1.0043 - FIRMAN IKHSAN PUTRA PAMUNGKAS-21.B1.0073 - HUBAKA GHAYATI PUTRI-DAPUS _a.pdf Download (813kB) | Preview |
|
|
Text
21.B1.0043 - FIRMAN IKHSAN PUTRA PAMUNGKAS-21.B1.0073 - HUBAKA GHAYATI PUTRI-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
Abstract
Transportasi berbahan bakar fosil merupakan salah satu penyumbang emisi karbon di perkotaan. Pemerintah melakukan upaya mendukung emisi net zero dengan melakukan transisi dari berbahan bakar konvensional menuju bus listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan emisi karbon CO2 antara bus konvensional dan bus listrik serta mengevaluasi layanan transjakarta dalam transisi ke bus listrik pada koridor 14 (Jakarta International Stadium – Senen). Metode yang digunakan adalah mix methods. Perhitungan emisi karbon CO2 antara bus konvensional dan bus listrik menggunakan metode IPCC 2006 Tier 2 berdasarkan data skunder. Selain itu, analisis kesiapan layanan transjakarta dilakukan menggunakan data primer. Aspek kesiapan meliputi charging station, pool, armada bus listrik, SDM, serta pengguna layanan transjakarta. Hasil penelitian menunjukan bahwa emisi karbon CO2 bus listrik lebih rendah sebesar 30,18%. Evaluasi kesiapan charging station dikategori sangat siap dengan jumlah armada saat ini, area parkir dan stand by dikategorikan sangat siap dengan armada saat ini. Armada bus listrik dikatakan sangat siap sesuai dengan kriteria SPM dan jumlah armada bus listrik telah memenuhi kebutuhan operasional saat ini, kemudian untuk kesiapan SDM, operator dapat dikategorikan siap dan teknisi belum siap terhadap transisi ke bus listrik. Selanjutnya penilaian aspek pengguna layanan transjakarta koridor 14 dikategori siap yang menyatakan bahwa pengguna setuju terhadap transisi yang sedang dilakukan oleh transjakarta dalam bertransisi bus konvesional menuju bus listrik.. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperoleh akses data yang lebih luas, khususnya pada aspek teknisi, sehingga analisis kesiapan operasional dapat dilakukan lebih mendalam. Kemudian untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan data operasional yang lebih rinci sehingga perhitungan emisi karbon dapat dilakukan secara lebih akurat dan spesifik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:05 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:05 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40405 |
| Keywords: | Transjakarta, IPCC 2006 Tier 2, bus listrik, kesiapan layanan transjakarta, transportasi berkelanjutan |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
