OLIVIANANDA L, VINCENTIUS and AJI, WISNU SETYO (2026) ANALISIS KINERJA SEISMIK FRICTION PENDULUM BEARING (FPB) SEBAGAI BASE ISOLATOR TERHADAP RESPON DINAMIS JEMBATAN GIRDER (STUDI KASUS JEMBATAN GIRDER X DI PALU). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
19.B1.0056 - VINCENTIUS OLIVIANANDA LUKMANTARA-19.B1.0129 - WISNU SETYO AJI-COVER _a.pdf Download (856kB) | Preview |
|
|
Text
19.B1.0056 - VINCENTIUS OLIVIANANDA LUKMANTARA-19.B1.0129 - WISNU SETYO AJI-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (708kB) |
||
|
Text
19.B1.0056 - VINCENTIUS OLIVIANANDA LUKMANTARA-19.B1.0129 - WISNU SETYO AJI-DAPUS _a.pdf Download (708kB) | Preview |
|
|
Text
19.B1.0056 - VINCENTIUS OLIVIANANDA LUKMANTARA-19.B1.0129 - WISNU SETYO AJI-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi sehingga infrastruktur jembatan perlu direncanakan dengan sistem ketahanan gempa yang memadai. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja seismik jembatan adalah Friction Pendulum Bearing (FPB) sebagai sistem base isolator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan FPB terhadap respon dinamis jembatan girder, khususnya pada parameter displacement, base shear, dan disipasi energi. Objek penelitian berupa jembatan girder beton di wilayah Palu dengan panjang total 81,2 m, lebar 14 m, dan 4 lajur lalu lintas. Pemodelan struktur dilakukan dalam dua kondisi, yaitu jembatan dengan elastomeric bearing sebagai kondisi pembanding dan jembatan dengan FPB. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak MIDAS Civil 2022 v1.2 dengan metode Nonlinear Time History Analysis arah longitudinal berdasarkan tujuh rekaman gempa yang telah melalui proses spectral matching. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan FPB meningkatkan displacement rata-rata dari 305,309 mm menjadi 370,324 mm atau meningkat sebesar 21,42%. Peningkatan displacement tersebut merupakan konsekuensi dari mekanisme isolasi seismik karena deformasi dipusatkan pada isolator. Sebaliknya, base shear rata-rata mengalami penurunan dari 20.301 kN menjadi 17.104 kN atau berkurang sebesar 15,75%. FPB juga menunjukkan kemampuan disipasi energi yang baik melalui kurva histeresis yang membentuk loop relatif lebar dan stabil, dengan rata-rata energi disipasi sebesar 86,19 kNm per isolator dan total 1.206 kNm untuk 14 isolator. Rasio redaman efektif rata-rata yang dihasilkan sebesar 21,98%. Berdasarkan hasil tersebut, FPB terbukti mampu mengurangi gaya gempa yang diteruskan ke struktur bawah serta meningkatkan kinerja seismik jembatan girder di wilayah rawan gempa.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering > 624 Civil engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:05 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:05 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40398 |
| Keywords: | Friction Pendulum Bearing, base isolator, jembatan girder, Nonlinear Time History Analysis, displacement, base shear, disipasi energi |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
