HUBUNGAN KEBIASAAN HIGIENE PRIBADI DENGAN KEJADIAN INFEKSI CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI NGALIYAN 04 KOTA SEMARANG

KARISSA, KLARA EDITA (2026) HUBUNGAN KEBIASAAN HIGIENE PRIBADI DENGAN KEJADIAN INFEKSI CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA ANAK SEKOLAH DASAR NEGERI NGALIYAN 04 KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.P1.0014 - KLARA EDITA KARISSA-COVER_a.pdf

Download (649kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0014 - KLARA EDITA KARISSA-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.P1.0014 - KLARA EDITA KARISSA-DAPUS_a.pdf

Download (746kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0014 - KLARA EDITA KARISSA-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dasar. Anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi karena sering melakukan aktivitas yang melibatkan kontak langsung dengan tanah serta belum sepenuhnya menerapkan kebiasaan higiene pribadi yang baik. Higiene pribadi, seperti kebiasaan mencuci tangan, menggunakan alas kaki, dan menjaga kebersihan kuku, merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan higiene pribadi dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths pada siswa SD Negeri Ngaliyan 04 Kota Semarang. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 37 siswa kelas III sampai V yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kebiasaan higiene pribadi diperoleh melalui kuesioner, sedangkan status infeksi ditentukan melalui pemeriksaan feses menggunakan metode apung sentrifugasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 5 responden (13,5%) terinfeksi Soil Transmitted Helminths, sedangkan 32 responden (86,5%) tidak terinfeksi. Jenis telur cacing yang ditemukan terdiri atas Ascaris lumbricoides sebanyak 3 kasus (60%), Hookworm sebanyak 2 kasus (40%), dan Trichuris trichiura sebanyak 1 kasus (20%), dengan satu responden mengalami infeksi campuran. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths (p=0,001) serta terdapat hubungan antara higiene pribadi secara keseluruhan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths (p=0,002). Sementara itu, kebiasaan menggunakan alas kaki (p=0,255) dan kebersihan kuku (p=1,000) tidak menunjukkan hubungan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths. Kesimpulan: Kebiasaan mencuci tangan dan higiene pribadi secara keseluruhan berhubungan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths pada siswa SD Negeri Ngaliyan 04 Kota Semarang, sedangkan kebiasaan menggunakan alas kaki dan kebersihan kuku tidak berhubungan dengan kejadian infeksi Soil Transmitted Helminths.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health
Divisions: Faculty of Medicine
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 08:02
Last Modified: 22 Oct 2026 08:02
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40386
Keywords: Soil Transmitted Helminths, higiene pribadi, mencuci tangan, kebersihan kuku, anak sekolah.

Actions (login required)

View Item View Item