CAESARIO, EUFRASIUS MARCELINO (2026) ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN AIR HUJAN DI KABUPATEN SEMARANG BERDASARKAN NERACA AIR HUJAN. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.O3.0002 - EUFRASIUS MARCELINO CAESARIO-COVER_a.pdf Download (861kB) | Preview |
|
|
Text
22.O3.0002 - EUFRASIUS MARCELINO CAESARIO-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
||
|
Text
22.O3.0002 - EUFRASIUS MARCELINO CAESARIO-DAPUS_a.pdf Download (771kB) | Preview |
|
|
Text
22.O3.0002 - EUFRASIUS MARCELINO CAESARIO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (957kB) |
Abstract
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang semakin terdampak oleh perubahan iklim, terutama di daerah dataran tinggi yang rentan mengalami kelangkaan air saat musim kemarau. Kabupaten Semarang memiliki curah hujan yang relatif stabil, namun masyarakat masih menghadapi kekurangan air bersih selama musim kemarau panjang, sehingga mengganggu pemenuhan kebutuhan air penduduk akibat terbatasnya sumber air yang tersedia. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya menganalisis neraca air pada lingkup Daerah Aliran Sungai (DAS) yang luas, wilayah perkotaan, atau cakupan wilayah yang lebih sempit, penelitian ini mengisi gap dengan memfokuskan analisis neraca air hujan pada skala Kabupaten di kawasan dataran tinggi/perbukitan guna mengkaji ketimpangan distribusi air secara temporal. Oleh karena itu, diperlukan upaya penyediaan air baku melalui pemanfaatan potensi air hujan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan air melalui analisis neraca air hujan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan air baku di Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan neraca air hujan berdasarkan data curah hujan dan klimatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air di Kabupaten Semarang diproyeksikan mengalami defisit air di musim kemarau terhadap kebutuhan air hingga tahun 2075. Berdasarkan hasil analisis, beberapa rekomendasi solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi potensi defisit air meliputi penerapan sistem rainwater harvesting, sumur resapan, biopori, pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan vegetasi, serta daur ulang air (Greywater Recycling). Namun, solusi tersebut masih memerlukan kajian yang lebih komprehensif agar sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupaten Semarang. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan guna memvalidasi dan mengoptimalkan rekomendasi yang diusulkan.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences |
| Divisions: | Faculty of Environmental Science and Technology > Department of Environmental Science Infrastructure Engineering |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 07:46 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 07:46 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40380 |
| Keywords: | Neraca air hujan, Ketersediaan air bersih, Perubahan iklim, Ketersediaan air, Kabupaten Semarang |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
