AKBAR, AHMAD ALI (2026) MAKNA PERAN AUDITOR EKSTERNAL DALAM PANDANGAN MANAJEMEN PUSKESMAS DENGAN SISTEM BADAN LAYANAN UMUM DAERAH. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.G3.0005 - AHMAD ALI AKBAR-COVER_a.pdf Download (911kB) | Preview |
|
|
Text
22.G3.0005 - AHMAD ALI AKBAR-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
||
|
Text
22.G3.0005 - AHMAD ALI AKBAR-DAPUS_a.pdf Download (743kB) | Preview |
|
|
Text
22.G3.0005 - AHMAD ALI AKBAR-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (754kB) |
Abstract
Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada puskesmas memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, namun di sisi lain menuntut peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola keuangan yang baik. Dalam konteks tersebut, auditor eksternal memiliki peran penting sebagai mekanisme pengawasan independen untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna peran auditor eksternal dalam pandangan manajemen Puskesmas yang menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Bulusan dan Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Informan penelitian terdiri atas enam orang, yaitu kepala puskesmas, manajer keuangan, dan bendahara pengeluaran dari masing-masing puskesmas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan perspektif Institutional Theory dengan fokus pada konsep Institutional Logic dan Coercive Pressure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen puskesmas memaknai auditor eksternal tidak hanya sebagai pemeriksa laporan keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendorong peningkatan kualitas tata kelola organisasi. Pelaksanaan audit eksternal membentuk perubahan cara pandang manajemen terhadap pentingnya akuntabilitas, transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan sistem pengendalian intern. Selain itu, tekanan regulatif melalui kewajiban audit eksternal mendorong organisasi melakukan berbagai perbaikan administrasi, penyempurnaan standar operasional prosedur, pengelolaan aset, dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan. Temuan penelitian memperkuat Institutional Theory bahwa tekanan kelembagaan tidak hanya menghasilkan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga membentuk logika institusional yang mendorong perubahan perilaku organisasi menuju tata kelola yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management > 657 Accounting |
| Divisions: | Graduate Program in Accountancy |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 05:36 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 05:36 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40329 |
| Keywords: | auditor eksternal, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Institutional Theory, Institutional Logic, Coercive Pressure, tata kelola keuangan, fenomenologi |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
