OPTIMALISASI DESAIN ELEMEN AKUSTIK MENGGUNAKAN MATERIAL AKUSTIK PADA INTERIOR GEDUNG NASIONAL KALIMANTAN TIMUR

DHUHUR, MAULANA REFINDO (2026) OPTIMALISASI DESAIN ELEMEN AKUSTIK MENGGUNAKAN MATERIAL AKUSTIK PADA INTERIOR GEDUNG NASIONAL KALIMANTAN TIMUR. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
24.A2.0014 - MAULANA REFINDO DHUHUR-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
24.A2.0014 - MAULANA REFINDO DHUHUR-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
24.A2.0014 - MAULANA REFINDO DHUHUR-DAPUS_a.pdf

Download (790kB) | Preview
[img] Text
24.A2.0014 - MAULANA REFINDO DHUHUR-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (749kB)

Abstract

Auditorium serbaguna merupakan ruang publik yang digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti seminar, pertunjukan seni, konser musik, dan kegiatan kemasyarakatan, sehingga memerlukan kualitas akustik yang mampu menghasilkan distribusi suara secara merata serta waktu dengung (Reverberation Time/RT60) yang sesuai dengan fungsi ruang. Gedung Nasional Kalimantan Timur merupakan salah satu auditorium serbaguna di Kota Samarinda yang setelah direstorasi pada tahun 2023 kembali difungsikan sebagai auditorium serbaguna dengan kapasitas sekitar 300 orang. Namun, dalam kurun waktu satu tahun terakhir terjadi penurunan intensitas penggunaan gedung sebesar 40%, dari rata-rata 40 kegiatan menjadi 24 kegiatan per tahun. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengelola, salah satu faktor yang memengaruhi penurunan tersebut adalah kualitas akustik ruang yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi akustik eksisting serta merumuskan strategi optimalisasi desain elemen akustik pada interior Gedung Nasional Kalimantan Timur melalui penataan sistem tata suara, modifikasi bentuk elemen interior, dan pemilihan material akustik yang sesuai. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 75 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin , pengukuran tingkat tekanan suara (sound pressure level) menggunakan alat sound level meter dengan metode pengukuran sesuai standar ISO 3382-1:2009, perhitungan reverberation time (RT60) menggunakan Persamaan Sabine, serta simulasi akustik menggunakan software akustik untuk mengevaluasi distribusi suara sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 60,6% responden menyatakan kualitas akustik merupakan permasalahan utama pada auditorium, dengan keluhan dominan berupa distribusi suara yang tidak merata pada area tempat duduk. Hasil pengukuran SPL menunjukkan adanya perbedaan tingkat tekanan suara yang signifikan pada beberapa titik pengukuran, sedangkan hasil perhitungan RT60 mengindikasikan bahwa karakteristik waktu dengung belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan auditorium serbaguna sesuai standar SNI 03-63862000. Berdasarkan hasil analisis tersebut disusun strategi optimalisasi yang mengombinasikan penataan sistem tata suara, modifikasi bentuk dinding dan plafon, serta penggunaan material akustik berdasarkan hasil pengukuran, perhitungan, dan simulasi. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi ketiga aspek tersebut dalam menghasilkan rekomendasi desain yang aplikatif untuk meningkatkan pemerataan distribusi suara dan kualitas akustik Gedung Nasional Kalimantan Timur, serta dapat dijadikan referensi bagi pengembangan auditorium serbaguna dengan karakteristik ruang yang sejenis.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Graduate Program in Architecture
Faculty of Architecture and Design > Graduate Program in Architecture
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 05:30
Last Modified: 22 Oct 2026 05:30
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40322
Keywords: Auditorium Serbaguna, Optimalisasi Akustik, Interior Gedung Nasional Kalimantan Timur.

Actions (login required)

View Item View Item