PENGARUH KENYAMANAN TERMAL RUANG TERHADAP SENSASI TERMAL DAN TINGKAT KEPUASAN UMAT BERBASIS EVALUASI PMV/PPD, VALIDASI TSV, DAN SIMULASI CFD

BALLA, ROMANA CLAUDIA KENSHI (2026) PENGARUH KENYAMANAN TERMAL RUANG TERHADAP SENSASI TERMAL DAN TINGKAT KEPUASAN UMAT BERBASIS EVALUASI PMV/PPD, VALIDASI TSV, DAN SIMULASI CFD. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
24.A2.0003 - ROMANA CLAUDIA KENSHI BALLA-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
24.A2.0003 - ROMANA CLAUDIA KENSHI BALLA-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
24.A2.0003 - ROMANA CLAUDIA KENSHI BALLA-DAPUS_a.pdf

Download (895kB) | Preview
[img] Text
24.A2.0003 - ROMANA CLAUDIA KENSHI BALLA-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (752kB)

Abstract

Kenyamanan termal merupakan faktor penentu dalam mencapai tingkat konsentrasi dan kekhusyukan umat dalam ruang gereja saat melangsungkan kegiatan ibadat. Tujuan dari penelitian ini, menguji dan menganalisis kondisi kenyamanan termal pada Ruang Gereja Santo Yosep Pekerja Penfui Kupang melalui komparasi indeks PMV/PPD hasil Perhitungan software CBE Thermal Comfort Tool dengan persepsi umat, serta memberikan rekomendasi desain yang terukur berupa nilai angka dan desain untuk mengatasi masalah ketidaknyamanan termal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data lapangan berupa empat variabel lingkungan terdiri dari temperatur udara, kelembapan udara, kecepatan angin, dan mean radiant temperature (MRT) serta dua variabel personal yang terdiri dari jenis pakaian dan tingkat aktivitas, dan penyebaran kuesioner responden umat. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan software CBE Thermal Comfort Tool untuk menghitung nilai indeks PMV/PPD, kemudian disimulasikan secara visual 3D menggunakan software Autodesk CFD. Seluruh hasil evaluasi dirujuk pada standar SNI 03-6572-2001, ISO 7730, dan ASHRAE 55. Dari hasil pengukuran di lapangan menunjukkan sistem kinerja AC dengan total 8 unit dengan kapasitas 5PK dan daya pendingin 360.000 BTU/h, luasan ruang 1664 m², ketinggian puncak ±12 m, serta kapasitas umat ±1.300 umat dalam ruang gereja belum mampu menurunkan temperatur udara dalam ruang secara maksimal, dengan data lapangan pada saat posisi AC tidak dinyalakan memiliki nilai temperatur 33,6ºC, dengan nilai PMV 2.71 nilai indeks PPD 97% dengan kategori sensasi panas, saat AC dinyalakan, nilai PMV +0,90 hingga +1,35 dengan kisaran nilai temperatur udara 29,0 ºC-29,7 ºC nilai indeks PPD 43% dengan kategori agak hangat, dimana nilai tersebut masih berada di luar batas nyaman ASHRAE 55 (ASHRAE, 2020), (-0,5 hingga +0,5). Temuan ini tervalidasi melalui kuesioner, dimana 96,9% umat merasa tidak nyaman saat AC tidak dinyalakan dan 62,1% tetap merasa tidak nyaman saat AC dinyalakan. Simulasi Autodesk CFD membuktikan terjadinya stagnasi dan sirkulasi konvektif tertutup udara panas di area atas panti umat, hal ini disebabkan akibat pelepasan kalor metabolik atau panas internal dari tubuh umat dan kurangnya sistem sirkulasi yang baik dalam ruang ibadat. Dalam pemenuhan mengatasi permasalahan kenyamanan termal terdapat 2 rekomendasi simulasi visual 3D dengan menggunakan software Autodesk CFD berupa pemasangan 52 titik exhaust fan daya hisap 2,5 m/s pada ketinggian 5 m dan penambahan unit AC standing terbukti berhasil membuang akumulasi panas dan menurunkan temperatur udara ruangan hingga 11,6 ºC (mencapai rentang 22,0 ºC- 25,9 ºC skenario ini terbukti mampu mengembalikan kondisi termal ruang ke dalam kriteria nyaman optimal sesuai standar SNI 03-6572-2001 (BSN, 2001) 22,8 ºC-25,8 ºC.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Graduate Program in Architecture
Faculty of Architecture and Design > Graduate Program in Architecture
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 05:29
Last Modified: 22 Oct 2026 05:29
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40321
Keywords: kenyamanan termal, PMV/PPD, CBE Thermal Comfort Tool, Autodesk CFD, Gereja Santo Yosep Paroki Penfui

Actions (login required)

View Item View Item