HOTEL BINTANG 4 DI IKN

SIMANGUNSONG, MATTHEW (2026) HOTEL BINTANG 4 DI IKN. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.A1.0110 - MATTHEW SIMANGUNSONG - COVER_1.pdf

Download (412kB) | Preview
[img] Text
22.A1.0110 - MATTHEW SIMANGUNSONG - ISI_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
22.A1.0110 - MATTHEW SIMANGUNSONG - DAPUS_1.pdf

Download (456kB) | Preview
[img] Text
22.A1.0110 - MATTHEW SIMANGUNSONG - LAMP_1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (417kB)

Abstract

Relokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kalimantan Timur membawa peningkatan kebutuhan akan fasilitas akomodasi yang mampu mendukung aktivitas pemerintahan, bisnis, dan pariwisata. Seiring berkembangnya kawasan inti pusat pemerintahan, hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai fasilitas pendukung bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku bisnis, investor, dan wisatawan. Berdasarkan kondisi eksisting, ketersediaan hotel berbintang di kawasan IKN masih terbatas sehingga diperlukan perancangan Hotel Bintang 4 yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut dengan tetap mendukung visi IKN sebagai kota hutan yang cerdas, berkelanjutan, dan beridentitas Nusantara. Perancangan Hotel Bintang 4 ini mengusung konsep The Breathing Building sebagai pendekatan desain yang menekankan hubungan antara bangunan, manusia, dan lingkungan. Konsep tersebut diterapkan melalui pendekatan Forest Building dan Biophilic Design dengan mempertahankan vegetasi eksisting sebagai bagian dari kawasan, menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan bangunan, serta mengoptimalkan pencahayaan dan penghawaan alami untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Selain itu, penerapan zonasi yang memisahkan fungsi publik, semi publik, privat, dan servis bertujuan agar aktivitas bisnis maupun rekreasi dapat berjalan dengan baik tanpa saling mengganggu. Karakter arsitektur modern dipadukan dengan penggunaan material lokal serta penerapan elemen desain yang mengangkat identitas Nusantara dan budaya Kalimantan, sehingga menghasilkan bangunan yang selaras dengan lingkungan, mencerminkan karakter kawasan IKN, serta memperkuat nilai lokal dalam desain. Hasil perancangan ini menghasilkan Hotel Bintang 4 yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akomodasi di IKN, tetapi juga menerapkan prinsip arsitektur berkelanjutan melalui sistem pemanenan air hujan, pengolahan air limbah menggunakan Sewage Treatment Plant (STP), serta pemanfaatan kembali grey water untuk penyiraman area taman. Penerapan konsep The Breathing Building diharapkan dapat menciptakan bangunan yang lebih nyaman, ramah terhadap lingkungan, dan efisien dalam penggunaan sumber daya, sekaligus mendukung terwujudnya kawasan IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 04:04
Last Modified: 22 Oct 2026 04:04
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40314
Keywords: Hotel Bintang 4, Ibu Kota Nusantara, The Breathing Building, Forest Building, Biophilic Design, Arsitektur Berkelanjutan

Actions (login required)

View Item View Item