RIANDIANI, AULIA NURLITA (2026) MUSEUM IMMERSIVE DAN GALERI TEKSTIL NUSANTARA DI BANDUNG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.A1.0097 - AULIA NURLITA RIANDIANI-COVER_a.pdf Download (930kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0097 - AULIA NURLITA RIANDIANI-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
||
|
Text
22.A1.0097 - AULIA NURLITA RIANDIANI-DAPUS_a.pdf Download (875kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0097 - AULIA NURLITA RIANDIANI-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (934kB) |
Abstract
Indonesia memiliki kekayaan tekstil yang sangat beragam, di mana setiap daerah memiliki kain tradisional dengan teknik, motif, dan filosofi yang berbeda. Dengan ini, diperlukan sebuah tempat yang mewadahi kekayaan tekstil tersebut, salah satunya museum. Namun demikian, museum-museum konvensional di Indonesia pada umumnya belum berhasil menarik minat publik secara memadai. Banyak museum masih menampilkan koleksi secara pasif dengan pendekatan konvensional yang menjadikan pengunjung sebagai penonton pasif, sehingga memicu fenomena “museum fatigue” yaitu kejenuhan dan kehilangan minat yang dialami pengunjung karena tampilan pameran yang monoton. Sebagai jawaban atas permasalahan tersebut, proyek ini menghadirkan konsep immersive space sebagai solusi inovatif. Immersive space dipahami sebagai ruang arsitektural yang menghadirkan pengalaman multisensori secara menyeluruh melalui integrasi teknologi digital seperti video mapping, Augmented Reality, Virtual Reality, dan akustik. Konsep ini memungkinkan pengunjung tidak hanya melihat koleksi fisik tetapi juga merasakan dan berinteraksi dengan narasi budaya tekstil Nusantara secara lebih hidup dan emosional. Teknologi dalam immersive space memungkinkan terciptanya dunia virtual yang menyatu dengan dunia nyata, yang tidak hanya menjadi simulasi tetapi juga menjadi ruang baru untuk menyimpan, menampilkan, dan menghidupkan kembali benda serta material budaya yang dipamerkan. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menghasilkan rancangan ruang pamer sebagai immersive space yang mampu mengintegrasikan koleksi fisik tekstil Nusantara dengan teknologi digital secara harmonis, sehingga menciptakan narasi budaya dengan pengalaman immersive yang menyeluruh bagi pengunjung. Selain itu, proyek ini bertujuan untuk menerapkan prinsip parametrik pada elemen bangunan seperti fasad dan interior yang terinspirasi dari karakter tekstil Nusantara, seperti pola, lipatan, motif, dan struktur kain. Penerapan prinsip ini dimaksudkan untuk menciptakan identitas visual bangunan yang kuat dan unik, sekaligus menjadikan elemen tersebut berfungsi untuk mendukung konsep immersive secara keseluruhan. Pemilihan Bandung sebagai lokasi didasarkan pada identitas kota sebagai pusat mode dan industri kreatif tekstil di Indonesia, serta statusnya sebagai UNESCO Creative City of Design sejak tahun 2015. Keberadaan museum ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan pelestarian budaya tetapi juga memperkuat ekosistem kota kreatif secara keseluruhan. Proyek ini dirancang untuk mewadahi berbagai aktivitas, termasuk konservasi, edukasi, apresiasi, komersialisasi, dan kolaborasi. Dengan memadukan fungsi museum dan galeri dalam satu kesatuan pengalaman immersive, bangunan ini diharapkan menjadi destinasi budaya baru yang komunikatif, relevan, dan mendalam, sekaligus menjadi landmark budaya yang memperkuat citra Bandung di kawasan global.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 03:52 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 03:52 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40308 |
| Keywords: | immersive, galeri, museum, tekstil, Bandung |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
