SINGGIH, SABRINA NADIA (2026) RSIA DI SLEMAN, YOGYAKARTA DENGAN FASILITAS PEMULIHAN IBU PASCA PERSALINAN. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.A1.0062 - SABRINA NADIA SINGGIH-COVER_a.pdf Download (781kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0062 - SABRINA NADIA SINGGIH-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) |
||
|
Text
22.A1.0062 - SABRINA NADIA SINGGIH-DAPUS_a.pdf Download (755kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0062 - SABRINA NADIA SINGGIH-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (762kB) |
Abstract
Kesehatan ibu pada masa pasca persalinan merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan nasional sebagaimana diatur dalam Permenkes No. 21 Tahun 2021 yang menegaskan bahwa pelayanan terhadap ibu tidak hanya berhenti pada proses kelahiran, tetapi harus berlanjut hingga tahap pemulihan fisik dan psikologis, namun implementasinya masih menghadapi kendala di lapangan secara langsung, terutama terkait ketersediaan fasilitas yang mampu mendukung proses pemulihan yang berkesinambungan. Dalam konteks Daerah Istimewa Yogyakarta, penurunan jumlah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) dalam lima tahun terakhir semakin mempersempit akses terhadap layanan pemulihan pasca persalinan yang memadai, sementara di sisi lain angka kejadian postpartum blues dan depresi pascamelahirkan menunjukkan kecenderungan meningkat akibat perubahan hormon, tekanan psikososial, pola tinggal perkotaan, tuntutan pekerjaan, serta terbatasnya dukungan keluarga inti. Situasi ini memperlihatkan urgensi perancangan fasilitas RSIA baru yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek medis, tetapi juga mempertimbangkan aspek kenyamanan psikologis ibu melalui pendekatan healing environment sebagai dasar rancangan. Pendekatan tersebut digunakan untuk membentuk kualitas ruang yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman, memiliki privasi memadai, pencahayaan dan penghawaan alami yang efektif, bahan dan visual interior maupun eksterior dipertimbangkan untuk merangsang indra ibu pasca persalinan agar tidak menimbulkan rasa tertekan, serta dukungan elemen alam yang dapat mempengaruhi kondisi emosional pasien. Penelitian ini disusun melalui kajian regulasi, studi preseden, pemetaan kebutuhan pengguna, observasi kultur, serta analisis karakter tapak untuk memastikan rancangan bersifat realistis, aplikatif, dan relevan terhadap kondisi sosial di Sleman. Selain itu, pertimbangan desain diarahkan pada integrasi fungsi pelayanan, aksesibilitas pengguna, zonasi ruang sesuai kebutuhan ibu, dan penyediaan sarana pendukung terapi non-medis yang dapat membantu proses adaptasi psikologis selama masa pemulihan. Melalui hasil analisis ini, rancangan RSIA diharapkan mampu memberikan pengalaman pemulihan pasca persalinan yang lebih manusiawi, tidak menimbulkan tekanan psikologis, serta dapat menjadi salah satu model pengembangan fasilitas kesehatan yang responsif terhadap isu mental ibu pasca melahirkan khususnya pada kawasan Sleman, Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 08:55 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 08:55 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40288 |
| Keywords: | Arsitektur Kesehatan, Healing Environment, Pasca Persalinan, Rumah Sakit Ibu dan Anak, Yogyakarta |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
