PURNOMO, GIOVANNY SEPTIFILEA (2026) RUSUNAWA UNTUK PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.A1.0001 - GIOVANNY SEPTIFILEA PURNOMO-COVER_a.pdf Download (837kB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0001 - GIOVANNY SEPTIFILEA PURNOMO-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
||
|
Text
22.A1.0001 - GIOVANNY SEPTIFILEA PURNOMO-DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
22.A1.0001 - GIOVANNY SEPTIFILEA PURNOMO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
Abstract
Kota Semarang menghadapi peningkatan kebutuhan hunian akibat pertumbuhan penduduk, keterbatasan lahan, serta tingginya backlog perumahan. Kondisi tersebut berdampak pada pekerja sektor informal yang membutuhkan hunian tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang untuk menjalankan aktivitas ekonomi berbasis rumah (home-based enterprises). Rusunawa konvensional umumnya belum mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut sehingga aktivitas usaha sering memanfaatkan ruang komunal dan menurunkan kualitas lingkungan hunian. Oleh karena itu, dirancang Rusunawa untuk Pekerja Sektor Informal di Kota Semarang dengan konsep hunian produktif (live-work housing) sebagai sarana hunian yang mendukung produktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Perancangan mengintegrasikan tema Arsitektur Sosial dengan pendekatan Hunian Produktif (Live-Work Housing) dan Arsitektur Ekologis. Rancangan menghadirkan unit hunian fleksibel yang mampu mengakomodasi fungsi tinggal dan bekerja, didukung ruang usaha, ruang komunal produktif, kios, plaza UMKM, ruang pelatihan, serta ruang terbuka hijau sebagai wadah interaksi sosial dan aktivitas ekonomi. Selain itu, bangunan dirancang adaptif terhadap potensi genangan melalui pengolahan massa, elevasi bangunan, sistem drainase, serta optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami untuk menciptakan lingkungan hunian yang nyaman dan berkelanjutan. Lokasi proyek berada di Kelurahan Telogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, yang dipilih karena memiliki kepadatan penduduk tinggi, aktivitas sektor informal yang berkembang, serta aksesibilitas yang baik terhadap pusat kegiatan ekonomi dan transportasi umum. Dengan demikian, proyek ini diharapkan menjadi model rusunawa produktif yang tidak hanya menyediakan hunian layak dan terjangkau, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, memperkuat interaksi sosial, serta mewujudkan lingkungan hunian vertikal yang adaptif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 06:42 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40249 |
| Keywords: | Rusunawa, sektor informal, hunian produktif, live-work housing, arsitektur sosial. |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
