SUSETIO, VICTORIA CALLISTA SETYAWAN (2026) ANALISIS RESEPSI GENERASI Z TERHADAP MAKNA “CANTIK ITU PUTIH” PADA IKLAN PRODUK KECANTIKAN KULIT SCARLETT WHITENING. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.M1.0007 - VICTORIA CALLISTA SETYAWAN SUSETIO-COVER_a.pdf Download (741kB) | Preview |
|
|
Text
22.M1.0007 - VICTORIA CALLISTA SETYAWAN SUSETIO-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.M1.0007 - VICTORIA CALLISTA SETYAWAN SUSETIO-DAPUS _a.pdf Download (703kB) | Preview |
|
|
Text
22.M1.0007 - VICTORIA CALLISTA SETYAWAN SUSETIO-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Iklan dalam dunia industri kecantikan berperan dalam membentuk standar kecantikan perempuan. Salah satu standar kecantikan yang saat ini masih dominan adalah kulit putih. Hal ini dibuktikan dengan adanya pernyataan standar kecantikan “cantik itu putih” dan banyaknya iklan produk kecantikan kulit yang tujuan utama dari produk tersebut untuk memutihkan kulit. Di masyarakat Indonesia, kulit putih masih sering dijadikan standar kecantikan yang ideal yang mana industri kecantikan mengunggah iklan dalam kontennya denganmenggandeng figur publik ataupun kreator konten yang berkulit putih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi Generasi Z terhadap makna Cantik itu putih dalam iklan produk kecantikan kulit Scarlett Whitening. Penelitian ini penting dilakukan karena relevan dengan kondisi saat ini dan penting secara sosialuntuk mengungkap bagaimana standar kecantikan direproduksi dan dikritisi oleh Generasi Z pada era digital ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis resepsi Stuart Hall. Pengumpulan data dilakukan melalui in-depth interview terhadap tiga informan perempuan Generasi Z. Wawancara mendalam dilakukan untuk menggali pengalaman, pemahaman, serta mengetahui cara informan dalam memaknai suatu pesan dalam iklan dimedia sosial terutama pada media sosial Instagram dan Tiktok. Analisis datadilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembacaan terbagi dalam tiga posisi yaitu dominant hegemonic position, negotiated position, dan oppositional position. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa makna cantik itu putih direpresentasikan secara dominan pada iklan Scarlett Whitening dan Generasi Z berada pada posisi oppositional, karena mereka menolak standar kecantikan tersebut. Penolakan akanstandar kecantikan tersebut beragam, meliputi pengalaman pribadi, ideologi, serta budaya dari masing-masing informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Generasi Z kritis terhadap konstruksi makna kecantikan dalam iklan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 302.2 Communication |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 06:45 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 06:45 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39691 |
| Keywords: | Analisis resepsi, Generasi Z, Iklan Kecantikan Kulit, Standar Kecantikan,, Scarlett Whitening |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
