ANALISIS ISI PESAN CALON PRESIDEN 2024 PADA DEBAT LIVE STREAMING KPU RI

EKARISTI S, CARALLA JERSEY (2026) ANALISIS ISI PESAN CALON PRESIDEN 2024 PADA DEBAT LIVE STREAMING KPU RI. S1 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.M1.0024 - CARALLA JERSEY EKARISTI SELY-COVER_a.pdf

Download (779kB) | Preview
[img] Text
20.M1.0024 - CARALLA JERSEY EKARISTI SELY-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
20.M1.0024 - CARALLA JERSEY EKARISTI SELY-DAPUS _a.pdf

Download (792kB) | Preview
[img] Text
20.M1.0024 - CARALLA JERSEY EKARISTI SELY-LAMP _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (742kB)

Abstract

Salah satu alat penting dalam kampanye politik adalah debat calon presiden, yang menyampaikan visi, misi, dan strategi komunikasi para kandidat kepada publik. Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, debat calon presiden pada Pemilihan Presiden Indonesia tahun 2024 disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). Berdasarkan Functional Theory of Political Campaign Discourse yang dikembangkan oleh William L. Benoit, pendekatan analisis isi digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis isi pesan yang disampaikan oleh calon presiden selama debat tersebut. Analisis isi kualitatif deskriptif digunakan sebagai metode penelitian. Pernyataanpernyataan yang disampaikan oleh masing-masing calon presiden dalam debat yang disiarkan pada 13 Desember 2023, 7 Januari 2024, dan 4 Februari 2024 adalah unit analisis. Data dikumpulkan dengan melihat dokumentasi debat di YouTube KPU RI. Kemudian, pesan dikategorikan ke dalam tiga fungsi utama komunikasi politik: acclaim (klaim atau penonjolan keunggulan diri), attack (serangan terhadap lawan), dan defense (pembelaan diri dari serangan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para calon presiden paling sering menggunakan fungsi acclaim untuk berkomunikasi, terutama saat menyampaikan kebijakan dan tujuan umum. Sementara itu, fungsi menyerang digunakan secara terbatas untuk mengkritik kebijakan dan kinerja lawan, dan fungsi pertahanan hampir tidak pernah digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa perdebatan tentang pemilihan presiden 2024 lebih berfokus pada membangun reputasi yang baik untuk kandidat daripada melawan secara langsung. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan dasar teoretis untuk studi komunikasi politik dan memperluas pemahaman kita tentang strategi pesan yang digunakan dalam perdebatan calon presiden di era digital.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 302.2 Communication
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 21 Apr 2026 07:39
Last Modified: 21 Apr 2026 07:39
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39671
Keywords: Debat calon presiden, komunikasi politik, analisis isi, teori fungsional William L. Benoit, kampanye politik.

Actions (login required)

View Item View Item