Search for collections on Unika Repository

IMPLEMENTASI ZETA INVERTER ENAM SAKLAR TERKENDALI TEGANGAN KELUARAN MENGGUNAKAN STM32F407VET6

ARTHUR, WISELY RICHARD (2024) IMPLEMENTASI ZETA INVERTER ENAM SAKLAR TERKENDALI TEGANGAN KELUARAN MENGGUNAKAN STM32F407VET6. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__COVER.pdf

Download (828kB) | Preview
[img] Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (754kB)
[img] Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (745kB)
[img]
Preview
Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__DAPUS.pdf

Download (756kB) | Preview
[img] Text
20.F3.0005-WISELY RICHARD ARTHUR__LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (729kB)

Abstract

Umumnya full bridge inverter merupakan sebuah elektronika daya yang banyak digunakan untuk mengubah tegangan searah yaitu Direct Current (DC) yang diubah menjadi tegangan bolak balik atau yang dikenal sebagai Alternate Current (AC). Pada dasarnya sebuah full–bridge inverter akan menggunakan empat buah saklar yang digunakan switching dengan frekuensi tinggi yang digunakan agar dapat mengubah sumber DC menjadi AC, dan pada beberapa jenis full-bridge inverter yang dapat melakukan buck–boost tegangan dapat menggunakan banyak saklar yang ada karena semakin rumit juga sistem operasinya. Dan masalah yang dihasilkan karena banyak nya saklar yaitu timbulnya sebuah masalah pada kualitas daya yang dihasilkan dikenal sebagai Total Harmonic Distortion (THD). Bila nilai THD yang dihasilkan inverter tinggi maka akan berdampak pada umur barang elektronika yang digunakan dapat membuat umur barang elektronik tersebut menjadi tidak tahan lama. Maka sang penulis mengusulkan sebuah penelitian yang baru yaitu membuat full-bridge inverter buck–boost dengan menggunakan enam buah saklar yang dapat menghasilkan nilai THD pada tegangan keluaran yang kecil yaitu di 1,2%, dengan nilai THD yang kurang dari 5% maka nilai tersebut lolos dari standar nilai THD yang mengacu pada IEEE 519. Pada penelitian ini penulis menggunakan sistem ZETA buck -boost topologi yang dipilih karena pada dasarnya topologi zeta converter dapat menghasilkan nilai output yang minim dari gangguan yang dihasilkan dari sistem saklarnya. Lalu pada penelitian ini sebelum penulis melakukan pembuatan alat secara hardware dibuatlah terlebih dahulu simulasi yang dilakukan pada software Power Simulator (PSIM), dan setelah simulasi yang dilakukan berhasil maka akan dilanjutkan pada pembuatan hardware yang menggunakan mikrokontroler STM32F407VET6. Seperti pada simulasi yang menggunakan sensor tegangan agar tegangan pada keluaran dapat dikendalikan, pada hardware nya digunakan sensor tegangan (Voltage Transducer) yaitu LV25-P. Yaitu dengan cara membandingkan sinyal referensi dengan sinyal actual, yang dilakukan pembacaan pada sinyal actual oleh LV25-P yang akan dikirimkan kepada

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences)
600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Depositing User: mr. Dwi Purnomo
Date Deposited: 10 Jul 2025 02:35
Last Modified: 10 Jul 2025 02:35
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/37754
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item