BROTOARIANTO, HAPPY KURNIA (2025) PERLINDUNGAN HUKUM KERAHASIAAN MEDIK PASIEN PADA LAYANAN KEGAWATDARURATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RS KARIADI SEMARANG. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-COVER_a.pdf Download (678kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-BAB_I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (780kB) |
||
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-BAB_II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (850kB) |
||
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-BAB_III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-BAB_IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (615kB) |
||
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-DAPUS_a.pdf Download (719kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0056-HAPPY KURNIA BROTOARIANTO-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Perlindungan hukum kerahasiaan medik pasien merupakan hak pasien yang harus didapatkan setiap orang yang sedang menjalani pelayanan kesehatan baik di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang lain. Perlindungan kerahasiaan medik pasien ditujukan untuk melindungi hak perlindungan data pribadi pasien, menjaga hubungan saling percaya antara pasien dan tenaga medis dalam perjanjian terapeutik serta menjaga prinsip keselamatan pasien (patient safety). Namun dinamika dalam pelayanan di IGD yang bersifat cepat dan kompleks sering kali menjadi tantangan dalam menjaga kerahasiaan informasi medis pasien terutama ketika terjadi lonjakan pasien yang melebihi kapasitas ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan dan pelaksanaan perlindungan hukum terhadap kerahasiaan medik pasien serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perlindungan kerahasiaan medik pasien pada layanan kegawatdaruratan di IGD RS. Kariadi Semarang. Metode penelitian ini adalah Yuridis Empiris (social legal research), dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data penelitian melalui studi Pustaka, kuesioner kepada pasien atau keluarga pasien IGD RS. Kariadi Semarang, wawancara dengan tenaga medis, tenaga kesehatan serta pihak manajemen IGD dan Rumah Sakit Kariadi Semarang. Analisis penelitian didasarkan pada teori perlindungan hukum oleh Satjipto Raharjo yang membagi aspek perlindungan hukum secara preventif dan represif. Pengaturan perlindungan kerahasiaan medik pasien pada layanan kegawatdaruratan di IGD RS. Kariadi Semarang telah diatur secara lengkap pada Undang-Undang Kesehatan, Peraturan pelaksana undang-undang sampai peraturan kebijakan RS. Kariadi. Penerapan perlindungan kerahasiaan medik melibatkan tenaga medis, tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, lembaga pengawas, serta mahasiswa kedokteran dan profesi kesehatan lainnya. Bentuk perlindungan dilakukan secara preventif melalui standar operasional prosedur (SOP), pelatihan tenaga kesehatan, pembatasan akses informasi, serta edukasi pasien dan keluarga. Perlindungan represif dilakukan melalui pengaduan atau pelaporan pelanggaran, pemberian sanksi administratif, hingga proses hukum perdata atau pidana. Faktor yang mempengaruhi adanya faktor yuridis, faktor sosiologis dan faktor teknis.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law > 345 Criminal law > Medical Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | Mr Yosua Norman Rumondor |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 00:28 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 00:28 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36921 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
