KUSUMAWARDHANI, CLARA ALOYSIA (2025) TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN FREIGHT FORWARDING DALAM HAL TERJADI KERUGIAN PENGIRIM BARANG PADA PENGANGKUTAN LAUT (Studi Kasus: PT. Rimo Transport Expressindo). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
21.C1.0009_CLARA ALOYSIA KUSUMA_LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Dalam pengangkutan laut yang melibatkan perantara yang disebut eskpeditur atau freight forwarding, sering kali terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian pada pengirim barang, terutama yang disebabkan oleh freight forwarding. Oleh karena itu freight forwarding harus bertanggung jawab sebagaimana diatur didalam Pasal 87 dan Pasal 88 KUHD, namun dalam prakteknya, tanggung jawab tersebut seringkali tidak dilakukan. Perumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pengaturan tanggung jawab perusahaan freight forwarding dalam hal terjadi kerugian pengirim barang pada pengangkutan laut. (2) Bagaimana pelaksanaan tanggung jawab PT. RTE dalam hal terjadi kerugian pengirim barang pada pengangkutan laut. (3) Apa hambatan pelaksanaan tanggung jawab PT. RTE dalam hal terjadi kerugian pengirim barang pada pengangkutan laut. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara, kemudian dianalisis secara kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji tanggung jawab perusahaan freight forwarding terhadap kerugian pengirim dalam pengangkutan laut, dengan studi kasus pada PT. Rimo Transport Expressindo (RTE). Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pengaturan tanggung jawab perusahaan freight forwarding dalam hal terjadi kerugian pengirim barang pada pengangkutan laut didasarkan pada perjanjian perdata antara para pihak serta ketentuan dalam Pasal 87 dan 88 KUHD. Pelaksanaan tanggung jawab PT. RTE dalam hal terjadi kerugian pengirim barang pada pengangkutan laut tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 87 dan 88 KUHD, pada akhirnya, pelaksanaan tanggung jawab tetap bergantung pada kesepakatan yang dibuat antara kedua belah pihak. Hambatan pelaksanaan tanggung jawab PT. RTE dalam hal terjadi kerugian pada pengangkutan laut disebabkan oleh faktor internal yaitu pengirim tidak memahami konsep force majeure, pengirim tidak mengasuransikan barangnya, keterbatasan armada PT. RTE. Faktor eksternal yaitu tidak adanya undang-undang yang mengatur secara jelas terkait tanggung jawab freight forwarding dan pihak vendor trucking yang lalai dalam melaksanakan tugasnya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Law |
| Depositing User: | Ms Cristina Mayasari |
| Date Deposited: | 02 May 2025 06:35 |
| Last Modified: | 02 May 2025 06:35 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36730 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
