ISMAYANTI, ALIFIA PUTRI (2024) PERLINDUNGAN TERHADAP WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA (STUDI KASUS LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS I KOTA SEMARANG). S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_COVER_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_BAB I_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_BAB II_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_BAB III_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_BAB IV_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_DAPUS_a.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
19.C1.0145_ALIFIA PUTRI ISMAYANTI_LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki angka kriminalitas yang tinggi, yang mana banyak seseorang melakukan tindak pidana sehingga mereka harus ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan, tindak pidana tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja yang dalam hal ini dapat dilakukan oleh Penyandang Disabilitas. Seseorang yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan disebut dengan Warga Binaan Pemasyarakatan. Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Semarang perlu mendapatkan upaya perlindungan berbasis Hak Asasi Manusia, upaya tersebut berupa bagaimana pelayanan yang diberikan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas kebijakan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dari hasil studi kepustakaan dan hasil wawancara dengan Kepala Bidang HAM Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kanwil Jateng, Warga Binaan Pemasyarakatan, Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Semarang, Data kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian antara lain (1) Upaya perlindungan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas dalam perspektif Hak Asasi Manusia, yaitu pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai bagi Penyandang Disabilitas Tuna Rungu,Tuna Wicara dan Tuna Daksa.(2) Hambatan dalam upaya perlindungan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Semarang, yakni Hambatan Internal dan Eksternal. Hambatan internal yakni kurangnya kemampuan yang dimiliki oleh Petugas untuk memberikan pelayanan, sarana dan prasarana yang dimiliki, sedangkan hambatan eksternal yakni kurangnya pengawasan dari Pemerintah sehingga masih ada fasilitas belum terpenuhi, dan anggaran yang kurang maksimal sehingga pembangunan belum dilakukan secara optimal untuk menunjang para Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas. Saran untuk Pemerintah agar lebih memperhatikan pengawasan dalam pembangunan sarana dan prasarana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Semarang yang mana fasilitas sarana dan prasarana bagi para warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas dapat terpenuhi. Adapun saran lain seperti lebih rutin mengadakan program pelatihan Bahasa Isyarat bagi para Petugas agar mempermudah proses berkomunikasi dengan para Warga Binaan Pemasyarakatan Penyandang Disabilitas terutama tuna wicara dan tuna rungu.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Faculty of Law and Communication > Department of Law |
| Depositing User: | Ms Cristina Mayasari |
| Date Deposited: | 29 Apr 2025 05:13 |
| Last Modified: | 29 Apr 2025 05:13 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/36724 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
