POLITEKNIK KATOLIK MANGUNWIJAYA DI SEMARANG

YANSEN, MICHAEL ERIC PAULANA (2019) POLITEKNIK KATOLIK MANGUNWIJAYA DI SEMARANG. Other thesis, UNIKA SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_COVER_a.pdf

Download (995kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_BAB I_a.pdf

Download (116kB) | Preview
[img] Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_BAB II_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_BAB III_a.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_BAB IV_a.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_BAB V_a.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_DAPUS_a.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14.a1.0095 MICHAEL ERIC PAULANA YANSEN_LAMPIRAN_a.pdf

Download (57kB) | Preview

Abstract

Pemerintah Indonesia melalui Direktur Jenderal Kelembagaan, Iptek, dan Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki 4.529 perguruan tinggi dan hanya 5,4% yang berbentuk perguruan tinggi vokasi atau politeknik. Hal tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan sumber daya manusia pada industri. Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi berencana melakukan revitalisasi terhadap politeknik di Indonesia. Revitalisasi politeknik dilakukan untuk meningkatkan jumlah perguruan tinggi vokasi sehingga dapat menciptakan tenaga ahli di Indonesia. Kota Semarang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang memiliki 15 perguruan tinggi berbentuk universitas dan 4 perguruan tinggi berbentuk politeknik. Akademi Theresiana, Akademi Farmasi Theresiana, dan Akademi Kimia Industri milik yayasan karya dibawah badan gerejani Keuskupan Agung Semarang (KAS), bersepakat untuk menggabungkan ketiga akademi tersebut menjadi sebuah politeknik dengan nama Politeknik Katolik Mangunwijaya. Y.B. Mangunwijaya yang akrab dipanggil Romo Mangun, merupakan tokoh multidimensi yang memiliki sebutan sebagai rohaniawan, budayawan, intelektual, sastrawan, arsitek, pekerja sosial, pejuang kemanusiaan dan pendidik. Dalam karya arsitekturnya, Romo Mangun menerapkan spirit keindahan adalah pancaran kebenaran. Sebagai pendidik, Romo Mangun memiliki pandangan tersendiri tentang pendidikan, yaitu sistem pendidikan yang interaktif. Bangunan Politeknik Katolik Mangunwijaya dengan fasilitas laboratorium yang menerapkan sistem pendidikan yang interaktif sesuai dengan pandangan Romo Mangun tentang pendidikan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan akan sumber daya manusia pada dunia industri di Indonesia. Spirit Romo Mangun dalam berarsitektur diterapkan pada bangunan Politeknik Katolik mangunwijaya dengan pendekatan metafora. Pendekatan metafora diterapkan untuk menciptakan bentuk bangunan yang menyerupai karakteristik berarsitektur Romo Mangun.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture > Educational Buildings > Campus Planning
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Architecture
Depositing User: Ms Agustin Hesti Pertiwi
Date Deposited: 23 Jun 2020 04:41
Last Modified: 24 Sep 2020 05:10
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/21353

Actions (login required)

View Item View Item