PERSEPSI AUDITOR, DOSEN AKUNTANSI, DAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP ETIKA PROFESI AKUNTAN

SETYAWAN, DHIANA (2008) PERSEPSI AUDITOR, DOSEN AKUNTANSI, DAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP ETIKA PROFESI AKUNTAN. Other thesis, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
02.60.0227 Dhiana Setyawan COVER.pdf

Download (115kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
02.60.0227 Dhiana Setyawan BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (83kB)
[img] Text (BAB II)
02.60.0227 Dhiana Setyawan BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)
[img] Text (BAB III)
02.60.0227 Dhiana Setyawan BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text (BAB IV)
02.60.0227 Dhiana Setyawan BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (210kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
02.60.0227 Dhiana Setyawan DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (56kB) | Preview

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kompetisi dan perubahan global, bersama dengan profesional lainnya di bidang bisnis terutama dalam praktik akuntansi, profesi akuntan pada saat ini dan di masa mendatang akan menghadapi tekanan dan tantangan yang semakin berat. Sehingga dalam menjalankan aktivitasnya seorang akuntan dituntut untuk selalu meningkatkan profesionalismenya. Untuk mendukung profesionalisme akuntan, IAI mengeluarkan seperangkat prinsip – prinsip etika dan mengatur tentang perilaku profesional. Alasan yang mendasarinya adalah untuk memenuhi kebutuhan akan kepercayaan publik terhadap kualitas jasa yang diberikan profesi akuntan. Namun demikian, akhir – akhir ini muncul issue yang sangat menarik, yaitu pelanggaran etika yang dilakukan oleh akuntan baik di tingkat nasional maupun internasional. Auditor merupakan seseorang yang telah mempunyai profesi dan telah dihadapkan langsung pada masalah – masalah bisnis yang berhubungan dengan etika profesi, sehingga tingkat pengalaman sangat memungkinkan para auditor memiliki persepsi pribadi mengenai etika profesinya. Mahasiswa akuntansi mengenal etika bisnis dan profesi hanya sebatas teori saja dan mereka belum dihadapkan pada masalah – masalah yang berhubungan langsung dengan etika profesi, sehingga tingkat pengalaman dan pengetahuan mahasiswa sangatlah minim. Dosen akuntansi adalah pengajar yang tidak secara langsung dihadapkan pada permasalahan – permasalahan bisnis terkhususnya yang berhubungan dengan etika profesi akuntan. Hal ini dikarenakan tidak semua dosen akuntansi juga terjun ke dalam dunia usaha, serta ruang lingkup organisasi dosen akuntansi adalah dunia pendidikan sehinggga sangat memungkinkan jika persepsi dosen akuntansi terhadap etika profesi cenderung idealis dan teoritik.. Untuk itu, peneliti mempunyai maksud membuat penelitian terhadap persepsi auditor, dosen akuntansi, dan mahasiswa akuntansi (S1 akuntansi) terhadap prinsip – prinsip etika profesi akuntan secara umum dan aturan etika profesi bagi kompartemen akuntan publik. Atas uraian di atas, maka peneliti menyimpulkan judul penelitian ini adalah ”Persepsi Auditor, Dosen Akuntansi, dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Etika Profesi Akuntan”. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan persepsi antara auditor, dosen akuntansi dan mahasiswa akuntansi terhadap etika profesi akuntan. Etika profesi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah prinsip – prinsip etika profesi akuntan sebagaimana yang terkandung dalam Standar Profesional Akuntan Publik. Sampel penelitian ini adalah (1) Auditor, merupakan auditor yang bekerja pada KAP di Semarang dan telah memiliki pengalaman audit minimal 1 tahun. (2) Dosen Akuntansi, merupakan dosen tetap yang memiliki latar belakang pendidikan akuntansi dan mengajar pada jurusan akuntansi di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Semarang dengan status terakreditasi A. (3) Mahasiswa Akuntansi, merupakan mahasiswa angkatan tahun 2003 yang menempuh program studi ekonomi-akuntansi di Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Semarang dengan status terakreditasi A.Analisis data didasarkan pada data dari 276 responden penelitian yang pengumpulannya melalui kuesioner dengan metode pemilihan sampel purposive sampling dengan judgment sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji reliabilitas dan validitas untuk menguji konsistensi dan keakuratan data, serta uji normalitas untuk mengetahui apakah variabel yang dibandingkan rata – ratanya telah terdistribusi normal. Sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis t-test dan ANOVA. Uji t-test digunakan untuk menguji perbedaan persepsi antara auditor dengan mahasiswa akuntansi, auditor dengan dosen akuntansi, dan dosen akuntansi dengan mahasiswa akuntansi. Sedangkan ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan persepsi antara ketiga kelompok responden dalam penelitian ini. Terdapat tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, dan dari ketiga hipotesis tersebut menyimpulkan bahwa (1) Tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara auditor dengan mahasiswa akuntansi terhadap etika profesi akuntan. (2) Terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara auditor dengan dosen akuntansi terhadap etika profesi akuntan. (3) Terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara dosen akuntansi dengan mahasiswa akuntansi terhadap etika profesi akuntan. Hasil uji ANOVA menyimpulkan bahwa responden dosen akuntansi memiliki kecenderungan rata – rata persepsi yang tertinggi yaitu 159,69. Untuk responden mahasiswa akuntansi memiliki rata – rata persepsi yang lebih rendah bila dibandingkan dosen akuntansi yaitu sebesar 151,08. Sedangkan responden auditor memiliki rata – rata persepsi paling rendah dibanding dua kelompok responden lainnya yaitu 147.18..

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 300 Social Sciences > 330 Economics
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 30 Mar 2017 13:24
Last Modified: 30 Mar 2017 13:24
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/13555

Actions (login required)

View Item View Item