PENGARUH UPAH DAN PENDIDIKAN FORMAL TERHADAP KESEDIAAN KERJA TENAGA KERJA TEBANG TEBU ASAL DESA MUNCANG KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG

WIJAYANTO, GUNTUR (2002) PENGARUH UPAH DAN PENDIDIKAN FORMAL TERHADAP KESEDIAAN KERJA TENAGA KERJA TEBANG TEBU ASAL DESA MUNCANG KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG. Other thesis, Prodi Manajemen Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
97.30.3056 Guntur Wijayanto COVER.pdf

Download (255kB)
[img] Text (BAB I)
97.30.3056 Guntur Wijayanto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3056 Guntur Wijayanto BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (498kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3056 Guntur Wijayanto BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (212kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
97.30.3056 Guntur Wijayanto BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (386kB)
[img] Text (BAB V)
97.30.3056 Guntur Wijayanto BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
97.30.3056 Guntur Wijayanto DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (59kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
97.30.3056 Guntur Wijayanto LAMPIRAN.pdf

Download (404kB)

Abstract

DaJam era industrialisasi yang te~adi sekarang ini, sektor industri mengaJami perkembangan yang pe.... Be:kembang p .... nya sektor industri ini tidak akan lepas dari adanya partisipasi manusia yang mendukung dan terlibat didalamnya, karen. pada dasarnya sumber daya manusia merupakan suatu dimensi penting bagi suatu perusahaan dalam mencapai kcmajuan dan tujuan perusahaan. Melihat pentingnya sumber claya manusia dalam perusahaan sudah sepantasnya manusia mendapat perlakuan khusus dan tidak lilktor-lilktor produksi yang lain. / :. .:. ::=~, Manusia sebagai tenaga . ~a n,yara adalah asset ;;;rt.sahaan. terlebih lagi jika mempe bangkan ke,cenderun erkemban industri masa depan yang gat te~g pada lwaJitas su ber da a manusia agar laju pro { ya sel u menin~ baik. Walaupun suatu perusahaan men ak~ teknologi YWlpn . tctap tidak~pat bekerj. Secar1l optimal Obil. or sumbeli ~ j uSia tidak Le~. Secar1l sungguh-sunggu . ,.-. Pesatnya proses strialiSlfl pada .bad JOG telab ",ecirn ulkan dampak, diantarany. te~idinya perg seran te - kerj. dan sekto ~f1, 0;::--' pertanian ke sektor indust"~,mumnya ,P rpin te<.;;a ke~a dari sektor pertanian ke sektor ind disebabkan karen. upalLp (.an disektor industri lebih menarik ~ ·pa~~:j.." di or pertanian. Permasalahannya, tenaga kerja untuk sektor industri diharuskan memiliki tingkat pendidikan dan ketrarnpilan yang Icbih tinggi dibandingkan dengan sektor pertanian. sehingga tidak 50mua tenaga ke~. dapa! diserap oleh sektor industri. hany. yang memenubi lwaJifikasi dapat bekelja eli sektor industri. Terserapnya tenaga kerja yang berpendidikan ke sektor non pertanian. merupakan masalah bagi sektor pertanian. Sehingga dengan kualifikasi tenaga kerja yang ada, hal itu merupakan tantangan tersendiri bagi sektor pertanian dalam menganlisipasi kecukupan bahan pangan dimasa yang akan dalang. Dan le~adinya pergeseran lenaga k~a yang berpendidikan kesektor non pertaruan memberikan indikasi, bahwa seldar perUnian kunng diminati lenaga ke~a berpendidikan. Tenaga keIja tebang tebu adalah terusga kerja musiman. Mereka bekerja dengan sistem kontrak selama musim panenltebang tebu berJangsung. Tenaga ke~a lebang lebu merupakan lenaga ke~. yang dikelola oleh pabrik gula (PG) atau KUD. Tenaga ke~. lersabul direkrul melalw kontrak dengan para kontraktor pengerah tenaga kelja, karenanya., pada umumnya sislem pengupahannya atas dasar rongan, dengan dasar saNan perIruintai lebu hasil lebangan. -?' . Diluar musim lebang I ~. kelit yang ada sektor lain, bail< dibidang anian maup.5-!"'''pert . . Sekarang ini dengan semakin banyakny ~Iapangan f~a noo-perUnian yang- I . menjanjikan membuat P"'" p+ cenderuns , 'ggalkan kegiatan bertebu. Tidak mengh "!:.' nya, bila :adi b:terlambatan r am memolong batang leb ~arena ihak p , ..'b ag ' p. .....g gung JAwab tidak mentiliki tenaga p t ng yan-\cu~. - Suatu peru.sah h~ lerlebili dahulu \IIOQYiapk dan menyediakan lenaga ke~ k>elnm me!aIaik"'L~0"is pro si. Ole karena itu, pihak perusali perlu mem~ik€f~or-faktor dapat menarik dan membuat len ke~a yang ada bersedia untuk b . - Faktor-faktor lersebul anlara lai ' ~Ji~!e lent~1ii Berkarya, Upah, Jam Ke~a, Tingkat Produkt~ endidikan, Penelilian ini didasarkan pada penelilian terdahulu yang pemah ditulis oleh Kartini Sjahrir dalarn Prisma edisi 5 lahun 1989, Kartini Sjahrir dalam penelitiannya "Migrasi Tukang Bangunan: Beberapa Faktor Pendorong", mengemukakan bahwa mellingkatnya lingkat pendidikan masyarakat dan lawaran upah yang lebih menarik jika beke~a dikota membuat warga De .. Jebed Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang lebih memilih beke~. disektor non pertanian yang ada dikol' daripada beke~a disektor pertanian yang ada didesa, yang diant""",ya adalah sebagai tenaga tebang tebu. AlAS dasar hasil penelitian tersebu~ dalam penelitian ini penulis membatasi faktor yang mempengaruhi kesediaan kelja hanya pada upah dan pendidikan fonnal masyarakat. Berdasarkan uraian masalah te""but dialas maka penulis tertank untuk mengadakan peneUtian tentang Pengaruh Upah dan Pendidikan Formal Terhadap Kesediaan Kelja Tenaga Kelja Tebang Tebu AsaI Desa Muncang Kecamatan Bodeh Kahupaten Pemalang. Dalam penelitian ini yang menjadi tujuan penelitian adaIah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Upah Pendidikan Formal Terhadap Kesediaan Kelja Ten'?,::::lilOlj.'" bang T Desa Muncang Kecamatan Bodeh u!'"ten Pema1ang. Lokasi dan obyek elitian yan~ ' .. Mun Kecamatan Bodeh Kahup / P~. Ad<pWl IIasan peneli' rnemil lokasi tersebut sebag'; yek penelitian adaIah Ie eli De .. Muncang tiap musimnya menjadi'lrlF 1"'r4an tebu clip me?' salah 4 desa penyedia tenaga kelja t ang te di ~ ~lja ' Sragi. Seilun itu kemudahan memperol ' data enjadi pel'fimbafigan is untuk memilih De .. Muncang ai 10k . penelitian. ' j Aspek yang perl~er'ha tik oleh pllii~g~lola perkebun ~ tebu adaIah masalah ke masyaraka untulC menJadi tenaga e tebang tebu yang eliantaranya CliQengaruhi oleh upah dan JlO!lW an fonnal . Masalah kesediaan kelja t ' ;'ga .:;u. tebang~adatilll mdaJah yang pedu mendapat perhatian ,erius agar tidal( teljaili ekunangan tenaga kelja tebang tebu yang ekan menyebahkan keterlambatan dalam panen tebu. Dalam tinjauan teari wjelaskan tentang kansep yang wpilih dan definisinya. Terdapat tiga konsep yaitu, kansep upah, pendidikan dan kese<liaan kelja. Konsep-konsep diatas melahirkan tiga dalil teoritis. Dua dalil pertama menghubungkan masing-masing konsep yang digunakan dalam penetitian ini, sedangkan da1il keliga menghubungkan komhinasi dua konsep dengan konsep penyediaan tenasa kelja. Sampel penelitian adalah tenaga kelja tebang tebu yang berasal dari Desa Muncang sebanyak 73 . orang responden. T eknis analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan menggunakan analisa kuantitatif.sebelum diadakan pengujian, maka dikemukakan terlebih dahuJu mengenai gambaran umum obyek penetitian yang meliputi : sejarah dan perkemhangan industri gula di Indonesia. jenis kelamin reponden, tingkat pendidikan responden, usia reponden scrta keterangan indicator d~ gambaran statistik, barn kemudian . it tersehut diuji. Dua dalil diuji secara regresi parsial dan~J!..0e· nya...d.iu"j dengan ~alisa regresi berganda. ~ ~ Dan hasil tersebut at diketah?-wa- keti model tersebut dapat ditenma. DaliI-daii ang ~at direrima adalah doli! y menghubungkan ko tingkat u ~ dengan ten"!!'! kelja, konsep, konsep tingk~nd~diI dengan l*IYediaan tenaga kelJ! dan yang terokhir adaIah daliiang nghubWl8llan komIXn - ItQnsep tiDgkat upah dan tingkat penilidikan ng penyeCliaan enaga kerja. !;asil pengujian menunjukk bahlfa kobsep tingkat ' upab dah l ngkat pendidikan mempengaru ' ~nsep penyediaan t,enaga' lce!ja. Dan analisis data . a diketahUJ'.~ah-~endidikan dapat mempengaruhi penyedi adaIah sebagai benlrut : y ~ 9.477 +0.907X, - 1,217X, Multi R ~ regresi berganda 0.782, yang berarti antara upah dan pendidikan formal secara bersama~sama mcmpunyai hubungan 78.2% terhadap kesediaan ke!ja, sehiogga hubungan ini cukup kuat karena lebib dari 50 %. R Square ( r ) ~ 0.612, hal ini bera.'ti bahwa sumbangan anlara faktor upah dan pendidikan formal terhadap kesediaan ke~a sebesar 61.2%. Hal ini menandakan ketiga faktor tersebut cukup optimal, karena masih tenlapat beberapa falctor lainnya. F hitwlg = 55.\31 sedangkan F label untuk uji a ~ 5 % (n-k-I) adaIah sebesar 3.13. Berlaku kriteria bahw. apabila F hitwlg lebib besar dari F tabeI maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini berarti acla pengaruh antara upah dan pendidikan formal terhadap kesediaan ke~a . Dan perhitwlgan diatas, berarti bahw. hipotesis yang menyatakan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara upah dan pcndidikan formal temaclap kesediaan ke~a clapat diterima, sehingga dan hasil tersebut dopat disimpulkan bahwa falctor upah dan pendidikan fo merupakan 2 falctor yang clapat berpengaruh terh.dap kesediaan k~ ..-.r ........., di De.. Muncong. Dan ked':ll'-~."or tersobut u~ah memp.:)ig;~hi . --- penyediaan tenaga ke~a se 6.953 dan ~.endidik~rma1 sebesar 2.169 sehingga pengaruh upalij er~ ~aan k&ja yang Phli1'g besar. Iodi clapat di · !PWkan bahwa upah memberikan kontribusi sisanya 38.8% ditentuk tebu hendaknya mengo atOll mempertahankan bersedia kembali beke~. 1.2% S~gkan pl:iilgl*'la perk~an vatiab<,I·u!pait unIUk mengikat aga J ke . .: agar tetap bel'lOdia bekeqa dan ~ musim tebang b~

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 650 Management > 658 Management > Wage and Salary
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Management
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 25 May 2016 02:04
Last Modified: 25 May 2016 02:04
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/9392

Actions (login required)

View Item View Item