AKUMULASI PANAS SINAR MATAHARI DENGAN MENGGUNAKAN PASIR DAN OLI TERHADAP LAJU PENURUNAN KADAR AIR DALAM MANISAN KERING MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L)

NATHALIA, ISADORA (2011) AKUMULASI PANAS SINAR MATAHARI DENGAN MENGGUNAKAN PASIR DAN OLI TERHADAP LAJU PENURUNAN KADAR AIR DALAM MANISAN KERING MANGGA ARUMANIS (Mangifera indica L). Other thesis, Program Studi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
06.70.0056 Isadora Nathalia COVER.pdf

Download (72kB)
[img] Text (BAB I)
06.70.0056 Isadora Nathalia BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
06.70.0056 Isadora Nathalia BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (683kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
06.70.0056 Isadora Nathalia BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
06.70.0056 Isadora Nathalia BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (73kB)
[img] Text (BAB V)
06.70.0056 Isadora Nathalia BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (40kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
06.70.0056 Isadora Nathalia DAPUS.pdf

Download (35kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
06.70.0056 Isadora Nathalia LAMPIRAN.pdf

Download (173kB)

Abstract

Mangga arumanis (Mangifera indica L) merupakan buah musiman yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan memiliki umur simpan pendek. Pengolahan mangga menjadi manisan kering merupakan cara untuk memperpanjang umur simpan dengan metode penggulaan dan dipadukan dengan pengeringan. Metode pengeringan yang sering digunakan di Indonesia adalah metode Open Air Sun Drying. Metode ini menggunakan energi matahari yang diubah menjadi panas untuk mengeringkan produk. Namun, apabila cuaca mendung dapat menghambat proses pengeringan. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian yang dapat mengoptimalkan ketersediaan sinar matahari, dengan penambahan akumulator panas. Penelitian ini mengkaji penggunaan oli dan pasir sebagai akumulator panas pada unit pengering, dengan kontrol unit pengering tanpa akumulator panas. Unit pengering kontrol ini mengunakan seperangkat unit pengering yang dikembangkan oleh Alonge & Hammed (2007) di Universitas Ilorin, Nigeria. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguji efaktivitas heat accumulator pasir dan oli terhadap karakteristik penyerapan panas, efaktivitas akumulasi panas, penurunan kadar air, laju pengeringan dan tekstur manisan mangga kering dengan pembanding unit pengering tanpa heat accumulator sebagai kontrol. Analisa yang dilakukan meliputi kadar air dan tekstur manisan mangga. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Heat Accumulator Pasir (UPP) lebih cepat dalam menyerap panas namun dalam hal akumulasi panas Heat Accumulator Oli (UPO) lebih efektif. UPO dan UPP memiliki rata-rata laju pengeringan dan waktu pengeringan yang sama dan lebih cepat bila dibandingkan dengan UPK. Kadar air pada UPO sebesar 14,432 % ± 0,286, pada UPK 15,429% ± 0,353 sedangkan pada UPP sebesar14,237% ± 0,541. Tekstur manisan UPP paling keras bila dibandingkan dengan UPO dan UPK.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
> 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food storage
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 22 Apr 2016 06:40
Last Modified: 22 Apr 2016 06:40
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/8391

Actions (login required)

View Item View Item