PENGARUH PROPORSI TEPUNG JAGUNG DAN TINGKAT SUHU PEMANGGANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PENGIKATAN KADMIUM DALAM PRODUK BISKUIT JAGUNG

ARLINGGA, GREGORIUS ADVENT GILANG (2012) PENGARUH PROPORSI TEPUNG JAGUNG DAN TINGKAT SUHU PEMANGGANGAN TERHADAP KEMAMPUAN PENGIKATAN KADMIUM DALAM PRODUK BISKUIT JAGUNG. Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang COVER.pdf

Download (134kB)
[img] Text (BAB I)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[img] Text (BAB V)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (44kB)
[img] Text (DAFTA R PUSTAKA)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga DAPUS.pdf

Download (58kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
08.70.0131 Gregorius Advent Gilang Airlangga LAMPIRAN.pdf

Download (178kB)

Abstract

Jagung mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga mempunyai potensi yang besar sebagai bahan pengikat logam berat kadmium. Pada penelitian terdahulu, tepung jagung menunjukkan kemampuan pengikatan kadmium pada fraksi soluble dan insoluble. Pembuatan biskuit jagung merupakan salah satu bentuk pengembangan produk dalam upaya pemanfaatan serat pangan sebagai pengikat logam kadmium dalam tubuh. Selama proses pengolahan, kandungan serat pangan dapat mengalami perubahan sehingga dapat mempengaruhi kemampuannya dalam mengikat logam kadmium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengolahan terhadap kemampuan serat dalam mengikat kadmium. Penelitian dilakukan dengan tiga variasi proporsi tepung jagung (60%, 70%, dan 80%) dalam tepung terigu dan tiga tingkat suhu pemanggangan (140oC, 150oC, dan 160oC selama 15 menit), serta dibandingkan dengan 100% tepung terigu sebagai kontrol. Hasil pengukuran terhadap kemampuan pengikatan kadmium dan kadar serat dianalisa dengan uji statistik parametrik Two Way Anova dan dilanjutkan dengan pengujian posterior dengan uji wilayah ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung jagung dan suhu pemanggangan akan meningkatkan total pengikatan kadmium dan pengikatan oleh fraksi insoluble. Sebaliknya, hal ini justru menurunkan jumlah kadmium yang terikat pada fraksi soluble. Total pengikatan kadmium tertinggi diperoleh pada biskuit dengan proporsi tepung jagung sebesar 80% dan suhu pemanggangan 160oC, sebesar 97,67μg. Total pengikatan kadmium mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan kadar serat pangan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 22 Mar 2016 04:03
Last Modified: 22 Mar 2016 04:03
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/8181

Actions (login required)

View Item View Item