APLIKASI OAT BRAN PADA PEMBUATAN GABIN

DWI, ELENIA (2011) APLIKASI OAT BRAN PADA PEMBUATAN GABIN. Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img] Text (COVER)
07.70.0034 Elenia COVER.pdf

Download (212kB)
[img] Text (BAB I)
07.70.0034 Elenia BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0034 Elenia BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0034 Elenia BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0034 Elenia BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (41kB)
[img] Text (BAB V)
07.70.0034 Elenia BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
07.70.0034 Elenia DAPUS.pdf

Download (100kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
07.70.0034 Elenia LAMPIRAN.pdf

Download (246kB)

Abstract

Biskuit crackers biasa dikonsumsi untuk makanan selingan. Asosiasi Roti dan Biskuit Indonesia mengatakan konsumsi roti dan biskuit meningkat 10-15% pada tahun 2011. Crackers yang dibuat dalam penelitian ini adalah jenis cream crackers yaitu gabin. Gabin merupakan crackers yang menggunakan ragi dalam pembuatannya dan mempunyai rongga karena pemakaian ammonium bikarbonat. Pada saat dimakan, gabin memiliki tekstur yang lembut dan tidak keras. Serat larut yang terkandung dalam oat bran adalah betaglukan. Betaglukan mempunyai manfaat di bidang kesehatan antara lain kapasitas rendah kolestrol, kemampuan untuk menyeimbangkan glukosa darah darah dan respon insulin. Pada penelitian ini, gabin akan disubtitusi dengan oat bran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh subtitusi oat bran pada kualitas fisik dari gabin (hardness dan warna) dan untuk mengetahui pengaruh subtitusi oat bran pada kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan serat larut. Selain itu, penelitian ini dilakukan juga untuk mengetahui pengaruh subtitusi oat bran terhadap tingkat kesukaan panelis produk gabin oat. Pada penelitian ini, subtitusi oat bran pada gabin adalah 10%, 20%, dan 30%. Subtitusi oat bran yang semakin tinggi pada gabin menyebabkan nilai hardness meningkat (841,16 gf-1169,05 gf) dan warna menjadi semakin gelap (77,08-66,70). Pada analisa kimia, subtitusi oat bran yang semakin tinggi menyebabkan meningkatnya kadar air (1,47%-4.44%), kadar abu (1,57%-1,89%), kadar protein (8,55%-12,15%), dan kadar serat larut (37,18%-44,95%). Sedangkan, subtitusi oat bran yang semakin tinggi akan menurunkan kadar lemak (29,26%-25,54%) pada gabin. Gabin dengan subtitusi oat bran memiliki kandungan betaglukan dari 2,21 gram-6,62 gram. Gabin subtitusi 10% oat bran disukai konsumen setelah gabin kontrol

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 22 Mar 2016 03:52
Last Modified: 22 Mar 2016 03:52
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/8159

Actions (login required)

View Item View Item