IDENTIFIKASI TITIK KENDALI KRITIS BERDASARKAN POTENSI BAHAYA MIKROBIOLOGIS DALAM RANTAI PRODUKSI AIR MINUM ISI ULANG YANG BERASAL DARI SUMBER MATA AIR DI DESA KEJI, KABUPATEN UNGARAN

WIDODO, MELITA (2012) IDENTIFIKASI TITIK KENDALI KRITIS BERDASARKAN POTENSI BAHAYA MIKROBIOLOGIS DALAM RANTAI PRODUKSI AIR MINUM ISI ULANG YANG BERASAL DARI SUMBER MATA AIR DI DESA KEJI, KABUPATEN UNGARAN. Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
08.70.0055 Melita Widodo COVER.pdf

Download (70kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
08.70.0055 Melita Widodo BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0055 Melita Widodo BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (58kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0055 Melita Widodo BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (549kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
08.70.0055 Melita Widodo BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (47kB)
[img] Text (BAB V)
08.70.0055 Melita Widodo_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
08.70.0055 Melita Widodo DAPUS.pdf

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
08.70.0055 Melita Widodo_LAMPIRAN.pdf

Download (168kB) | Preview

Abstract

Keberadaan depot air minum isi ulang terus meningkat sejalan dengan dinamika keperluan masyarakat terhadap air minum yang bermutu dan aman untuk dikonsumsi. Meskipun lebih murah, tidak semua depot air minum isi ulang terjamin keamanan produknya. Pada umumnya kualitas AMIU dari segi mikrobiologi belum memenuhi syarat. Hal ini bisa diakibatkan oleh pemrosesan air yang kurang sesuai dengan standard. Salah satu upaya untuk melakukan penjaminan mutu tersebut adalah melalui sistem HACCP, dimana salah satu prinsip utamanya adalah penentuan titik kendali kritis (TKK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan TKK berdasarkan potensi bahaya mikrobiologis dalam rantai produksi air minum isi ulang yang berasal dari sumber mata air di Desa Keji, Kabupaten Ungaran. Mikroorganisme yang merupakan indikator pencemaran air adalah bakteri koliform (Escherichia coli dan Enterobacter aerogenes). Untuk menentukan adanya bakteri koliform dalam sampel air dilakukan uji penduga, dan penguat. Untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli dan Enterobacter aerogenes dilakukan pewarnaan gram dan uji IMViC. Mikroorganisme lain yang sering terdapat dalam air adalah protozoa, dan beberapa spesies dari protozoa dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Oleh karena itu juga dilakukan pengamatan untuk protozoa. Dari hasil uji bakteri koliform (Escherichia coli dan Enterobacter aerogenes) dan protozoa tersebut, diketahui adanya protozoa dan Enterobacter aerogenes dalam sampel, sehingga letak TKK dapat dipastikan. TKK berdasarkan potensi bahaya mikrobiologis dalam rantai produksi air minum isi ulang berada pada tahap penyinaran dengan sinar UV dan pencucian galon.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Chemical Technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 29 Feb 2016 10:02
Last Modified: 29 Feb 2016 10:02
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7895

Actions (login required)

View Item View Item