PENGARUH WAKTU PASKA PEREBUSAN TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, TEKSTUR, DAN WARNA PADA SAWI PUTIH (Brassica rapa pekinensis)

WIJAYA, NITA ADI (2011) PENGARUH WAKTU PASKA PEREBUSAN TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, TEKSTUR, DAN WARNA PADA SAWI PUTIH (Brassica rapa pekinensis). Other thesis, Prodi Teknologi Pertanian Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-COVER.pdf

Download (83kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (66kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (63kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (704kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (68kB)
[img] Text (BAB V)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (41kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-DAPUS.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
07.70.0155 Nita Adi Wijaya-LAMPIRAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Sawi putih (Brassica rapa pekinensis) termasuk dalam golongan sayuran brassica yang memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk mencegah terjadinya kanker. Sawi putih biasanya dikonsumsi setelah diolah melalui perebusan. Tidak semua orang akan langsung mengkonsumsi sayuran rebus tersebut. Beberapa orang mengkonsumsi setelah suhu sayuran agak dingin. Selama waktu tunggu, diduga akan mengakibatkan sejumlah senyawa yang bermanfaat dapat hilang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu tunggu paska perebusan selama 60 menit terhadap kandungan vitamin C, aktivitas antioksidan, tekstur, serta warna pada sawi putih dan yang terlarut pada air rebusan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa semakin lama waktu tunggu, maka kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan pada sawi putih menurun sedangkan pada air rebusan sawi putih mengalami peningkatan. Pada waktu tunggu menit ke-60, vitamin C pada sawi putih menurun sebesar 60,45% dan aktivitas antioksidan menurun sebesar 42,13% jika dibandingkan dengan sawi putih dengan waktu tunggu 0 menit. Selain itu, tekstur sawi putih menjadi lebih lunak serta terjadi perubahan warna pada sawi putih menjadi lebih cerah dan warna hijau menjadi semakin berkurang serta warna kuning mengalami peningkatan. Semakin lama waktu tunggu, menyebabkan terjadinya degradasi vitamin C, aktivitas antioksidan, tekstur, dan warna pada sawi putih.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology
600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Processing
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 29 Feb 2016 09:26
Last Modified: 29 Feb 2016 09:26
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7726

Actions (login required)

View Item View Item