PEMINDANGAN IKAN : PROSES PENGOLAHAN, RESIKO KERUSAKAN DAN PENCEGAHANNYA

ASIH, SRI WELAS (2005) PEMINDANGAN IKAN : PROSES PENGOLAHAN, RESIKO KERUSAKAN DAN PENCEGAHANNYA. Other thesis, Prodi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
98.70.0095 sri welas a - COVER.pdf

Download (461kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
98.70.0095 sri welas a - BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB)
[img] Text (BAB II avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0095 sri welas a - BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (293kB)
[img] Text (BAB III avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0095 sri welas a - BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)
[img] Text (BAB IV avalible document only in Soegijapranata Catholic University)
98.70.0095 sri welas a - BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (589kB)
[img] Text (BAB V)
98.70.0095 sri welas a - BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
98.70.0095 sri welas a - DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
98.70.0095 sri welas a - LAMPIRAN.pdf

Download (256kB) | Preview

Abstract

Ikan segar mudah busuk karena kandungan air dalam tubuh ikan mencapai 76%, padahal ikan mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi yang dibutuhkan tubuh manusia (30%). Maka perlu dilakukan us aha pengawetan ikan untuk memperpanjang daya simpan ikan, diantaranya dengan cara perebusan dalam larutan garam yang lebih dikenal dengan nama pemindangan. Ikan pindang mudah diterima dan mudah diubah melalui proses pengolahan sederRana menjadi produk yang lebih disukai, proses pemindangan sendiri dapat mengurangi kadar air dalam ikan. sebesar 19,81 %, menurunkan kadar protein tkan sebesar 9,1 7% tapi meningkatkan kadru; abu sebesar 2,9% (bobot basah). Produksi ikan pindang di Indonesia masih relatif rendah (5,8%) dibandingkan ikan asin (31,6%) (tahun 2000), hal ini kemungkinan karena ikan asin mempunyai daya simpan yang lebih lama dari ada ikan pindang. Umur simpan ikan pindang yang tidak tahan lama dapat disebabkan karena penggunaan larutan garam yang tidak bersih, m tu ikan yang kurang bagus, sanitasi dan higienisasi yang diabaikan. Untuk mempe~anjang umur simpan ikan pindang dapat dilakukan antara lain dengan perebusan ulang dalam larutan garam, penyimpanan dalam suhu dingin, penambahan asam sorbat, pengemasan hampa udara. Kajian ini bertujuan untuK mendiskripsikan karakteristik produk dan proses pengolahan ikan pindang berdasarkan aspek kandungan nutrisi, serta resiko dan penangulangan kerusakannya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > Food Technology
> 660 Chemical engineering > Food Technology > Food Processing
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mrs Christiana Sundari
Date Deposited: 10 Feb 2016 08:06
Last Modified: 10 Feb 2016 08:06
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/7598

Actions (login required)

View Item View Item