PENGEMBANGAN PRODUK MIE INSTANT MENGGUNAKAN TEPUNG KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L) DITINJAU DARI SEGI FISIKOKIMIAWI, SENSORIS SERTA UMUR SIMPAN

Kumalasari, Novita (2008) PENGEMBANGAN PRODUK MIE INSTANT MENGGUNAKAN TEPUNG KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L) DITINJAU DARI SEGI FISIKOKIMIAWI, SENSORIS SERTA UMUR SIMPAN. Other thesis, Program Studi Teknologi Pangan Unika Soegijapranata.

[img]
Preview
Text (COVER)
04.70.0021 Novita Kumalasari COVER.pdf

Download (80kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
04.70.0021 Novita Kumalasari BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (69kB)
[img] Text (BAB II available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
04.70.0021 Novita Kumalasari BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB)
[img] Text (BAB III available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
04.70.0021 Novita Kumalasari BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[img] Text (BAB IV available document only in library of Soegijapranata Catholic University)
04.70.0021 Novita Kumalasari BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (113kB)
[img] Text (BAB V)
04.70.0021 Novita Kumalasari BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (43kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04.70.0021 Novita Kumalasari DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
04.70.0021 Novita Kumalasari LAMPIRAN.pdf

Download (204kB) | Preview

Abstract

Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) merupakan salah satu jenis Leguminoceae yang mempunyai kandungan gizi yang komplit, kacang hijau kaya akan protein, kalsium dan rendah lemak. Sebagai bahan pangan, pemanfaatan kacang hijau dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Pengembangan produk merupakan cara yang dilakukan oleh suatu perusahaan untuk melakukan terobosan dan inovasi baru terhadap produk-produk supaya tetap dapat memikat konsumen dalam meningkatkan kepuasan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengembangan produk baru yang menggunakan kacang hijau dari awal tahap pencarian gagasan, seleksi produk hingga tahap pengembangan untuk mendapatkan jenis produk baru yang dapat dijual ke pasaran. Pencarian gagasan yang didasarkan pada potensi pasar dan ketersediaan teknologi. Gagasan yang terkumpul diseleksi menggunakan metode indeks tertimbang yang diperoleh dengan sistem Focus Group Discussion (FGD) 10 orang. Selanjutnya untuk ide yang terpilih dievaluasi kemasan dan dihitung segi finansialnya. Mie instant kacang hijau merupakan gagasan yang lolos untuk maju ke tahap selanjutnya yang kemudian dibagi menjadi 2 jenis yaitu mie instant kering dan goreng. Tahap desain produk pendahuluan meliputi penentuan metode suhu dan waktu pemrosesan, penentuan konsentrasi, dan pengujian laboratorium. Pada hasil penelitian diketahui bahwa konsentrasi yang tepat untuk pembuatan mie instant kacang hijau adalah 25%, 40%, dan 55%, sedangkan metode yang dipakai untuk menggoreng adalah vaccum fryer suhu 100oC selama 6 menit dan untuk mengeringkan adalah Solar Tunnel Dryer (STD) suhu ±80oC selama 4jam. Hasil uji kimia menunjukkan bahwa kadar protein mie instant meningkat minimal 10.81% dan meningkatkan AKG kalsium minimal 3.24% pada remaja serta 3.89% pada balita dan dewasa. Substitusi tepung kacang hijau pada mie instant kering dan goreng tidak melebihi standar ketengikan meskipun disimpan selama 56 hari (secara ASLT). Kadar air mie instant kering selama penyimpanan meningkat dan melebihi standar yang seharusnya yakni >8%. Hasil uji fisik cooking yield mie instant kacang hijau semakin meningkat persentasenya seiring dengan semakin tingginya subtitusi tepung kacang hijau. Hasil uji se

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 660 Chemical engineering > 664 Food technology > Food processing
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Ign. Setya Dwiana
Date Deposited: 16 Dec 2015 09:55
Last Modified: 16 Dec 2015 09:55
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/6956

Actions (login required)

View Item View Item