PENGEMBANGAN PRODUK SELAI LIDAH BUAYA (Aloe vera) DENGAN PENAMBAHAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) DITINJAU DARI SIFAT FISIKOKIMIAWI DAN SENSOR

SUGIANTO, LUSIANTI (2007) PENGEMBANGAN PRODUK SELAI LIDAH BUAYA (Aloe vera) DENGAN PENAMBAHAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) DITINJAU DARI SIFAT FISIKOKIMIAWI DAN SENSOR. Other thesis, Unika Soegijapranata Semarang.

[img]
Preview
Text (COVER)
03.70.0030 Lusianti Sugianto COVER.pdf

Download (254kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
03.70.0030 Lusianti Sugianto BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 2 Available Document only in Soegijapranata Catholic University)
03.70.0030 Lusianti Sugianto BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)
[img] Text (BAB 3 Available Document only in Soegijapranata Catholic University)
03.70.0030 Lusianti Sugianto BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (130kB)
[img] Text (BAB 4 Available Document only in Soegijapranata Catholic University)
03.70.0030 Lusianti Sugianto BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (120kB)
[img] Text (BAB 5)
03.70.0030 Lusianti Sugianto BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (63kB)
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
03.70.0030 Lusianti Sugianto DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LAMPIRAN)
03.70.0030 Lusianti Sugianto LAMPIRAN.pdf

Download (267kB) | Preview

Abstract

Selai merupakan salah satu produk pangan semi basah yang cukup dikenal dan disukai oleh masyarakat. Lidah buaya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan selai karena kandungan gizinya baik dan bermanfaat untuk kesehatan. Kacang hijau digunakan sebagai bahan dasar pembuatan selai karena kalsium dan proteinnya tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan lidah buaya dalam industri pangan dengan cara diolah menjadi produk selai dan menggunakan kacang hijau sebagai sumber kalsium, sumber protein, untuk meningkatkan total padatan, dan flavor. Komposisi selai yang digunakan dalam penelitian yaitu 50:50:0, 50:30:20, 50:35:15, 50:40:10 dan 2 perlakuan awal yaitu rendam dan rebus. Analisa fisik yang dilakukan yaitu viskositas. Analisa kimia yang dilakukan yaitu analisa kadar air, total padatan, kadar abu, kadar protein, kadar serat kasar, kadar lemak, serat kasar, vitamin C, dan kalsium. Selain itu juga dilakukan analisa sensoris dengan 4 parameter yaitu warna, aroma, rasa, dan overall. Kadar air tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:50:0 perlakuan rendam sebesar 26,509±0,046. Total padatan tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:30:20 perlakuan rebus sebesar 81,275±1,091. Kadar abu, protein, lemak, serat kasar tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:30:20 perlakuan rendam masing-masing sebesar 1,038±0,135; 14,364±0,308; 1,540±0,061; dan 15,304±0,770. Kadar karbohidrat tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:50:0 perlakuan rebus sebesar 77,350±0,078. Vitamin C tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:40:10 perlakuan rendam sebesar 14,667±0,000. Kalsium tertinggi terdapat pada selai dengan komposisi 50:30:20 perlakuan rendam sebesar 167,441±0,164. Peningkatan penggunaan lidah buaya menyebabkan vitamin C dalam selai meningkat. Peningkatan penggunaan kacang hijau menyebabkan total padatan, abu, protein, lemak, dan kalsium dalam selai meningkat. Secara overall selai yang disukai panelis yaitu selai dengan perlakuan rendam komposisi 50:40:10. Kata kunci:selai, kacang hijau, lidah buaya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: > 630 Agriculture
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: Mr Agung Tri Hartadi
Date Deposited: 14 Dec 2015 02:41
Last Modified: 14 Dec 2015 02:41
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/6813

Actions (login required)

View Item View Item