ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN FAKTOR RISIKO DENGAN ANGKA KEJADIAN Acne vulgaris PADA PELAJAR SMA KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA

ALDELINE, ALDELINE (2026) ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN FAKTOR RISIKO DENGAN ANGKA KEJADIAN Acne vulgaris PADA PELAJAR SMA KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.P1.0051 - ALDELINE-COVER_a.pdf

Download (884kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0051 - ALDELINE-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.P1.0051 - ALDELINE-DAPUS_a.pdf

Download (680kB) | Preview
[img] Text
22.P1.0051 - ALDELINE-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang : Acne vulgaris merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering terjadi pada remaja dan dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikososial. Tingginya angka kejadian acne pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, namun tingkat pengetahuan remaja mengenai faktor tersebut masih bervariasi. Penting untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan faktor risiko dengan kejadian Acne vulgaris. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan mengenai faktor risiko dengan angka kejadian Acne vulgaris pada pelajar SMA Kristen Satya Wacana Salatiga tahun 2026. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 87 pelajar SMA Kristen Satya Wacana Kota Salatiga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan serta kejadian Acne vulgaris, kemudian analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan Fisher's Exact Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil Penelitian : Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai faktor risiko Acne vulgaris 76 responden (87,4%), sedangkan 11 responden (12,6%) memiliki pengetahuan kurang. Kejadian Acne vulgaris ditemukan pada 33 responden (37,9%), sedangkan 54 responden (62,1%) tidak mengalami Acne vulgaris. Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan mengenai faktor risiko dengan kejadian Acne vulgaris (p = 0,320). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mengenai faktor risiko dengan angka kejadian Acne vulgaris pada pelajar SMA Kristen Satya Wacana Salatiga. Upaya pencegahan perlu difokuskan tidak hanya pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan perilaku dan pengendalian faktor risiko lainnya.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health
Divisions: Faculty of Medicine
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 22 Oct 2026 08:02
Last Modified: 22 Oct 2026 08:02
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/40395
Keywords: Acne vulgaris, tingkat pengetahuan, faktor risiko, remaja, siswa SMA

Actions (login required)

View Item View Item