PENGARUH PERSONALIZATION PRIVACY PARADOX TERHADAP NIAT KEBERLANJUTAN MENGGUNAKAN E-WALLET DI KALANGAN GENERASI Z DI KOTA SEMARANG

HARDAYANI, BERNADHETA DINAR KOEN (2026) PENGARUH PERSONALIZATION PRIVACY PARADOX TERHADAP NIAT KEBERLANJUTAN MENGGUNAKAN E-WALLET DI KALANGAN GENERASI Z DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
22.G4.0006-BERNADHETA DINAR KOEN HARDAYANI-COVER_a.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
22.G4.0006-BERNADHETA DINAR KOEN HARDAYANI-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
22.G4.0006-BERNADHETA DINAR KOEN HARDAYANI-DAPUS_a.pdf

Download (877kB) | Preview
[img] Text
22.G4.0006-BERNADHETA DINAR KOEN HARDAYANI-LAMP _a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pertumbuhan penggunaan e-wallet di kalangan Generasi Z menunjukkan akselerasi adopsi yang signifikan sekaligus memunculkan dilema antara manfaat personalisasi dan risiko privasi yang dikenal sebagai personalization privacy paradox. Penelitian sebelumnya telah mengkaji aspek manfaat dan kemudahan dalam penggunaan contactless payment di kawasan Timur Tengah namun belum mengintegrasikan secara komprehensif hubungan antara personalisasi, nilai pengungkapan informasi, dan kekhawatiran privasi dalam membentuk niat berkelanjutan, serta belum diuji dalam konteks e-wallet di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh perceived personalization, privacy invasion, dan perceived value of information disclosure terhadap continued intention penggunaan e-wallet. Objek penelitian mencakup pengguna e-wallet Generasi Z di Kota Semarang dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 317 responden yang dianalisis menggunakan SEM dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived personalization meningkatkan perceived value of information disclosure sementara privacy invasion tidak berpengaruh signifikan terhadap continued intention, dengan perceived value of information disclosure sebagai determinan utama. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z sebagai digital natives menunjukkan kompromi rasional terhadap risiko privasi, di mana manfaat yang dirasakan lebih dominan dalam mendorong keberlanjutan penggunaan. Implikasi penelitian menekankan urgensi strategi personalisasi yang diimbangi dengan perlindungan data untuk menjaga kepercayaan dan loyalitas pengguna.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management > 657 Accounting
Divisions: Faculty of Economics and Business > Department of Accounting
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 04 Jun 2026 06:51
Last Modified: 04 Jun 2026 06:51
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39956
Keywords: Privacy Paradox, Generasi Z, Fintech, Continued Intention, Privasi Data

Actions (login required)

View Item View Item