RYENDRA, NADYA RESTU (2026) ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN HUKUM DAN KODE ETIK DOKTER GIGI INTERNSHIP TENTANG HAK PASIEN PADA DOKTER GIGI DI RSUD PALABUHANRATU. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.
|
Text
22.C2.0115-NADYA RESTU RYENDRA-COVER_a.pdf Download (993kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0115-NADYA RESTU RYENDRA-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.C2.0115-NADYA RESTU RYENDRA- DAPUS _a.pdf Download (869kB) | Preview |
|
|
Text
22.C2.0115-NADYA RESTU RYENDRA- LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Dalam praktik kedokteran gigi, pemahaman terhadap hukum kesehatan dan kode etik menjadi hal yang esensial, terutama bagi dokter gigi internship yang berada pada tahap transisi menuju praktik profesional. Kurangnya pemahaman yang komprehensif terhadap aspek etikolegal berpotensi menimbulkan pelanggaran hak pasien serta menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan hukum dan kode etik dokter gigi internship terhadap hak pasien, menganalisis implementasi pengetahuan tersebut dalam praktik klinis, serta mengkaji dampaknya terhadap kualitas pelayanan di RSUD Palabuhanratu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis dengan metode yuridis empiris yang dipadukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap dokter gigi internship, serta dianalisis secara kualitatif dengan model induktif untuk memperoleh gambaran yang sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dokter gigi internship mengenai hukum dan kode etik mencapai 97,95% yang tergolong sangat tinggi. Implementasi dalam praktik klinis juga telah berjalan dengan baik, ditunjukkan melalui pemenuhan hak pasien seperti pemberian informed consent, penyampaian informasi medis, penjagaan kerahasiaan, serta penghormatan terhadap keputusan pasien. Pengetahuan tersebut terbukti berpengaruh positif terhadap kualitas pelayanan, meningkatkan kehati-hatian dalam tindakan medis, memperkuat hubungan dokter dan pasien, serta menjadi upaya preventif terhadap sengketa hukum. Namun demikian, masih ditemukan keterbatasan dalam pemahaman aspek normatif tertentu yang memerlukan penguatan melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan. Peneliti menyarankan agar rumah sakit meningkatkan program pelatihan hukum dan etika profesi secara berkala.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 28 May 2026 02:30 |
| Last Modified: | 28 May 2026 02:30 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39801 |
| Keywords: | Pengetahuan hukum, kode etik, dokter gigi internship, hak pasien, pelayanan kesehatan. |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
