SUWANDI, DAVID (2026) PERANAN MANAJER PELAYANAN PASIEN DALAM UPAYA MENCEGAH TERJADINYA SENGKETA MEDIK DI RUMAH SAKIT SANTO BORROMEUS BANDUNG. S2 thesis, UNIVERSITAS KHATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
23.C2.0027 - DAVID SUWANDI-COVER_a.pdf Download (879kB) | Preview |
|
|
Text
23.C2.0027 - DAVID SUWANDI-ISI _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
23.C2.0027 - DAVID SUWANDI-DAPUS _a.pdf Download (736kB) | Preview |
|
|
Text
23.C2.0027 - DAVID SUWANDI-LAMP _a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Dalam mewujudkan hak atas pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata di seluruh Indonesia, pemerintah menetapkan suatu kebijakan untuk melaksanakan Akreditasi Rumah Sakit menurut KEPMENKES Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 Tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Salah satu elemen penilaian sebagai standar adalah Manajer Pelayanan Pasien. Sayangnya, terdapat kesenjangan antara pelaksanaan di lapangan (das sein) dengan apa yang seharusnya dilakukan (das sollen), terkait dengan pencegahan sengketa medis. Hal ini disebabkan karena ketiadaan pengaturan terkait MPP dalam peraturan perundang-undangan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis hendak menganalisis mengenai kedudukan MPP dalam sistem hukum di Indonesia dan di RS Santo Borromeus serta peranan MPP di RS Santo Borromeus dalam upaya mencegah terjadinya sengketa medik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dalam bentuk statue approach dan conceptual approach dan bersifat preskriptif. Data diambil dari data primer berupa wawancara mendalam terhadap Direktur Utama dan karyawan yang pernah dan sedang menjabat menjadi MPP di RS Santo Borromeus dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan metode interpretasi dan penafsiran hukum menggunakan teori hukum murni, teori Gustav Radbruch, serta teori pelindungan hukum. Pengaturan Manajer Pelayanan Pasien tidak terdapat dalam sistem hukum di Indonesia. Manajer Pelayanan Pasien termasuk dalam standar akreditasi rumah sakit sesuai dengan KEPMENKES No. HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit. Pengaturan MPP di Rumah Sakit Santo Borromeus diwujudnyatakan dalam bentuk Surat Keputusan, Pedoman, dan Standar Prosedur Operasional. Manajer Pelayanan Pasien di Rumah Sakit Santo Borromeus mampu berperan dalam mencegah terjadinya sengketa medis melalui kegiatan assesmen, proses kolaborasi dan koordinasi serta clinical meeting. Manajer Pelayanan Pasien belum diatur dalam sistem hukum di Indonesia sehingga peranannya terutama dalam mencegah sengketa medik belum dapat dimaksimalkan. Perlu adanya pengaturan terkait MPP dalam sistem hukum di Indonesia dan penelitian serta kajian lebih lanjut mengenai profesi MPP dalam peranannya mencegah sengketa medik. Diharapkan terdapat organisasi yang menaungi MPP seperti layaknya organisasi profesi tenaga medis/tenaga kesehatan lainnya.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Subjects: | 300 Social Sciences > 340 Law |
| Divisions: | Graduate Program in Master of Law |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 06:34 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 06:34 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/39469 |
| Keywords: | manajer pelayanan pasien, akreditasi, rumah sakit, sengketa medik |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
