CHRISTY, MILITIA (2025) EVALUASI KELAYAKAN IMPLEMENTASI PERANCANGAN GMP DAN HACCP PLAN PADA SALAH SATU PERUSAHAAN RTE (READY TO EAT) DI DEPOK JAWA BARAT. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
22.I1.0109-MILITIA CHRISTY-COVER_a.pdf Download (726kB) | Preview |
|
|
Text
22.I1.0109-MILITIA CHRISTY-ISI_a.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
22.I1.0109-MILITIA CHRISTY-DAPUS_a.pdf Download (687kB) | Preview |
|
|
Text
22.I1.0109-MILITIA CHRISTY-LAMP_a.pdf Restricted to Registered users only Download (907kB) |
Abstract
PT. XYZ adalah salah satu industri yang bergerak di bidang pangan dari Indomarco Grup yang berada di Depok Jawa Barat. Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis makanan siap saji atau Ready To Eat (RTE) salah satunya Nasi Cup Ayam Geprek. PT. XYZ mendistribusikan produknya ke berbagai cabang toko retail yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Parung. Produk ready to eat di cabang akan diletakkan pada etalase suhu chiller. Akan tetapi, produk Nasi Cup Ayam Geprek belum memiliki standar keamanan produk padahal peminat produk tersebut sangat banyak. Pelaku usaha pangan harus lebih memperhatikan keamanan produk untuk menekan angka keracunan makanan yang masih. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan sistem Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), dengan didukung penyusunan Standard Sanitation Operation Procedure (SSOP) selama kegiatan produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan GMP dan HACCP pada proses produksi dan mengevaluasi implementasi GMP dan HACCP pada proses pengolahan, serta keamanan produk sesuai dengan 7 prinsip HACCP yang didasari dengan GMP dan SSOP agar produk yang dihasilkan tidak mengalami perubahan kualitas dan aman untuk konsumen. Metode yang digunakan yaitu observasi lapangan dengan menggunakan GMP dan SSOP, penyusunan titik kendali kritis dan HACCP Plan serta proses evaluasi implementasi GMP dan HACCP. Hasil observasi menyatakan kurangnya kesadaran para pekerja dalam memperhatikan sanitasi dan higienitas selama bekerja di ruangan produksi. Titik kendali kritis pada bahan baku yaitu ayam trimming (TKK 1). Sementara, titik kendali kritis pada proses produksi adalah holding time nasi (TKK 2), penggorengan ayam (TKK 3), penggorengan sambal (TKK 4), holding time ayam dan sambal yang dicampurkan (TKK 5) dan distribusi (TKK 6). Penyimpangan yang terjadi disebabkan dari aspek bangunan, pemeliharaan dan program sanitasi, serta pelaksanaan pedoman. Sementara pada evaluasi penyusunan HACCP plan masih didapati beberapa tahapan yang belum dilaksanakan dan sesuai dengan ketentuan HACCP karena perusahaan belum membuat HACCP Plan, deskripsi produk, identifikasi pengguna, penentuan signifikansi bahaya, penentuan titik kendali kritis dengan pohon keputusan, penanggung jawab pemantauan, penyebab terjadinya bahaya, prosedur pembuangan produk. karena berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa yang perlu dikendalikan yaitu perlu melakukan pengendalian hama, peremajaan alat produksi, pengontrolan suhu dan kelembaban ruangan dan kebersihan ruangan untuk holding time produk. Untuk itu, PT.XYZ masih perlu melakukan perbaikan dalam penerapan GMP dan melengkapi untuk Menyusun dokumen HACCP plan dengan ketentuan yang ada guna memilik pedoman dalam perusahaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology |
| Divisions: | Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology |
| Depositing User: | mr Dwi Purnomo |
| Date Deposited: | 03 Nov 2025 02:22 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 02:22 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38962 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
