Search for collections on Unika Repository

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PENGGUNA JASA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH DENGAN METODE POINT OF CARE TEST (POCT) DI LUAR FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN

LUNTUNGAN, AMELIA PASKALINA (2025) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PENGGUNA JASA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH DENGAN METODE POINT OF CARE TEST (POCT) DI LUAR FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN. S2 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
21.C2.0006-AMELIA PASKALINA LUNTUNGAN-COVER_a.pdf

Download (727kB) | Preview
[img] Text
21.C2.0006-AMELIA PASKALINA LUNTUNGAN-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
21.C2.0006-AMELIA PASKALINA LUNTUNGAN-DAPUS_a.pdf

Download (710kB) | Preview
[img] Text
21.C2.0006-AMELIA PASKALINA LUNTUNGAN-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (745kB)

Abstract

Layanan jasa pemeriksaan Glukosa Darah berbasis teknologi dengan Metode Point of Care Test (POCT), yang dilakukan di luar fasilitas pelayanan kesehatan semakin diminati oleh konsumen, karena lebih praktis, lebih cepat dan lebih mudah dijangkau.Telah terjadi kesenjangan antara fakta yuridis dan fakta empiris terhadap pengaturan dan pelaksanaan perlindungan konsumen akibat layanan jasa yang diberikan tidak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, yang berasaskan manfaat, keadilan, keseimbangan, keamanan dan keselamatan konsumen, serta kepastian hukum. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis sosiologis, untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaturan dan pelaksanaan perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa pemeriksaan Glukosa Darah dengan Metode Point of Care Test (POCT) di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Analisa data dilakukan secara kualitatif dengan fenomena yang menunjukkan adanya kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang senyatanya dari perspektif ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum baik bagi pelaku usaha yang menawarkan jasa pemeriksaan maupun dengan konsumen sebagai pengguna jasa, masih lemah. Upaya perlindungan preventif tidak dilakukan dengan optimal yang memungkinkan terjadinya upaya perlindungan hukum represif meskipun tidak terjadi akibat pemahaman akan hak-hak konsumen yang masih kurang dan kultur budaya setempat Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pengaturan perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa pemeriksaan Glukosa Darah Metode Point of Care Test (POCT) yang dilakukan di luar fasilitas pelayanan kesehatan, tidak diimplementasikan dengan baik dalam pelaksanaanya. Kata kunci: perlindungan hukum, glukosa darah, point of care test, luar fasilitas pelayan kesehatan

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: 300 Social Sciences > 340 Law
Divisions: Graduate Program in Master of Law
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 30 Oct 2025 07:42
Last Modified: 30 Oct 2025 07:42
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38866
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item