Search for collections on Unika Repository

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI ORANG TUA, PRAKTEK POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN, DAN PERILAKU MAKAN ANAK TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI DISTRIK MAKBON KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA

KUEAIN, ELIZABETH LILY MEISYE (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN GIZI ORANG TUA, PRAKTEK POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN, DAN PERILAKU MAKAN ANAK TERHADAP STATUS GIZI PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI DISTRIK MAKBON KABUPATEN SORONG PROVINSI PAPUA BARAT DAYA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
18.I2.0036-ELIZABETH LILY MEISYE KUEAIN-COVER_a.pdf

Download (756kB) | Preview
[img] Text
18.I2.0036-ELIZABETH LILY MEISYE KUEAIN-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
18.I2.0036-ELIZABETH LILY MEISYE KUEAIN-DAPUS_a.pdf

Download (715kB) | Preview
[img] Text
18.I2.0036-ELIZABETH LILY MEISYE KUEAIN-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Anak usia sekolah merupakan masa anak mulai memasuki masa perkembangan optimal dalam hal kecerdasan sehingga asupan gizi anak perlu diperhatikan untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Untuk mendapatkan status gizi yang baik, orang tua perlu secara tegas memperhatikan asupan makan anak. Oleh karena itu, orang tua memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak agar tetap seimbang. Pengetahuan gizi yang kurang, pola asuh pemberian makan yang salah serta perilaku makan yang kurang baik dapat menjadi faktor perubahan status gizi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi anak usia 10-12 tahun serta menganalisis apakah ada hubungan tingkat pengetahuan gizi orang tua, gaya pemberian makan serta perilaku makan anak terhadap status gizinya di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah uji korelasi dengan kendal tau-b dan uji parsial untuk melihat apakah ada faktor lain yang mempengaruhi status gizi anak dengan sampel 40 responden. Hasil penelitian menunjukan status gizi anak berdasarkan IMT normal dengan total 22 responden (54,8%) dengan tinggi rata-rata 131 cm dan berat rata-rata 28 kg. Berdasarkan hasil uji korelasi, pengetahuan gizi memiliki nilai signifikansi p=0.103 sehingga dapat dinyatakan bahwa pengetahuan gizi orang tua tidak berpengaruh terhadap status gizi anak. Hal ini dapat disebabkan karena pengetahuan gizi tidak secara langsung mempengaruhi status gizi. Uji korelasi pola asuh makan permisif dan otoritatif memiliki nilai signifikansi p<0.05 sedangkan pola asuh otoriter memiliki nilai signifikansi p>0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa pola asuh permisif dan otoritatif memiliki hubungan dengan status gizi anak. Pola asuh yang baik akan memberikan dampak kesehatan yang baik pada anak sehingga berpengaruh pada status gizi anak. Hasil uji korelasi perilaku makan anak dengan status gizi, menyatakan nilai signifikansi p>0.05. Hal ini dapat disebabkan karena data yang diperoleh adalah data asupan makan yang didapatkan saat ini saja bukan dalam sehingga tidak menggambarkan perilaku yang sebenarnya. Selanjutnya hasil uji parsial menyatakan bahwa pendapatan, tingkat pendidikan, dan akses bahan pangan memiliki hubungan positif sehingga semakin tinggi pendapatan, pendidikan dan akses bahan pangan maka semakin baik pula pola asuh dan perilaku makan anak.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering > 664 Food technology
Divisions: Faculty of Agricultural Technology > Department of Food Technology
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 30 Oct 2025 07:38
Last Modified: 30 Oct 2025 07:38
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38803
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item