Search for collections on Unika Repository

PESAN POLITIK CALON LEGISLATIF PEREMPUAN PARTAI NASDEM SE-PULAU JAWA PADA KAMPANYE PEMILU 2024 DI INSTAGRAM

MULYANTO, LEONILLA STEFANY NATHANIA (2025) PESAN POLITIK CALON LEGISLATIF PEREMPUAN PARTAI NASDEM SE-PULAU JAWA PADA KAMPANYE PEMILU 2024 DI INSTAGRAM. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.

[img]
Preview
Text
21.M1.0035-LEONILLA STEFANY NATHANIA MULYANTO-COVER_a.pdf

Download (740kB) | Preview
[img] Text
21.M1.0035-LEONILLA STEFANY NATHANIA MULYANTO-ISI_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)
[img]
Preview
Text
21.M1.0035-LEONILLA STEFANY NATHANIA MULYANTO-DAPUS_a.pdf

Download (755kB) | Preview
[img] Text
21.M1.0035-LEONILLA STEFANY NATHANIA MULYANTO-LAMP_a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pemilu 2024 menjadi momentum penting bagi demokrasi Indonesia, termasuk dalam mendorong partisipasi perempuan di ranah politik. Meski kuota 30% keterwakilan perempuan telah ditetapkan, tantangan dalam penyampaian pesan politik masih menjadi hambatan. Penelitian ini mengkaji pesan politik disampaikan oleh calon legislatif (caleg) perempuan Partai NasDem se-Pulau Jawa melalui Instagram selama masa kampanye Pemilu 2024, serta mengkaji penggunaan bahasa dan simbol yang responsif gender dalam pesan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan dokumentasi unggahan Instagram, serta wawancara tidak terstruktur dengan beberapa caleg perempuan atau tim suksesnya. Teori utama yang digunakan adalah teori retorika Aristoteles (ethos, pathos, logos) dan konsep komunikasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caleg perempuan NasDem memanfaatkan Instagram untuk menyampaikan pesan politik dengan pendekatan personal, menekankan kredibilitas (ethos), daya tarik emosional (pathos), serta argumentasi logis (logos). Bentuk pesan yang digunakan mencakup retorika, iklan politik, dan propaganda dalam berbagai unggahan foto dan caption yang memuat simbol-simbol pemberdayaan perempuan serta pilihan kata-kata yang inklusif dan mendukung kesetaraan gender. Media sosial juga terbukti memperkuat kampanye dengan memperluas jangkauan audiens dan mendekatkan caleg dengan pemilih, khususnya generasi muda. Kendati demikian, tidak semua caleg perempuan aktif memanfaatkan Instagram secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana strategis bagi caleg perempuan untuk, menyampaikan visi-misi, dan mengatasi keterbatasan akses politik, sekaligus sebagai ruang untuk menghadirkan narasi politik yang responsif gender.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 300 Social Sciences > 302.2 Communication
Divisions: Faculty of Law and Communication > Department of Communication Science
Depositing User: mr Dwi Purnomo
Date Deposited: 30 Oct 2025 07:32
Last Modified: 30 Oct 2025 07:32
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38739
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item