WAHYUDI, ELSI FEBRIANTI (2025) WELLNESS CENTER DI KOTA SEMARANG. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA.
|
Text
21.A1.0029-ELSI FEBRIANTI WAHYUDI - COVER_1.pdf Download (810kB) | Preview |
|
|
Text
21.A1.0029-ELSI FEBRIANTI WAHYUDI - ALLBAB_1.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) |
||
|
Text
21.A1.0029-ELSI FEBRIANTI WAHYUDI - DAFPUS_1.pdf Download (816kB) | Preview |
|
|
Text
21.A1.0029-ELSI FEBRIANTI WAHYUDI -LAMP_1.pdf Restricted to Registered users only Download (837kB) |
Abstract
Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat perkotaan, khususnya di kota besar seperti Semarang, semakin penting untuk diperhatikan. Dengan iklim tropis, perancangan fasilitas kesehatan perlu pendekatan khusus, terutama dalam penyembuhan holistik. Perancangan Wellness Center menggunakan pendekatan Healing Architecture untuk mengoptimalkan elemen tropis dalam desain arsitektural, mendukung penyembuhan fisik dan mental. Pendekatan ini menekankan pada ventilasi alami, material ramah lingkungan, pencahayaan alami, serta penciptaan ruang yang memperhatikan sirkulasi udara dan koneksi dengan alam. Kesejahteraan mental masyarakat diperkotaan, khususnya di Kota Semarang, semakin menjadi perhatian serius karena meningkatkan jumlah kasus gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Menurut riset Kesehatan dasar tahun 2018 ((Riskesdas) 2018, t.t.), Presentase gangguan kesehatan mental di Indonesia meningkat dari 6,1% pada tahun 2013 menjadi 9,8% pada tahun 2018. Word Health Organization juga menyatakan bahwa ganguan mental menyebabkan kerugian ekonomi global karena berkurangnya produktivitas sumber daya manusia (Kesehatan Mental dalam Kedaruratan, t.t.), Hal ini mendorong perlunya penyediaan fasilitas yang mendukung kesejahteraan mental di masyarakat perkotaan. Wellness Center ini dirancang dengan pendekatan Healing Architecture, yang memanfaatkan iklim tropis untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung pemulihan pengunjungnya. Pendekatan ini mengintegrasikan elemen arsitektur seperti sirkulasi udara yang baik, penggunaan material lokal yang ramah lingkungan, serta memberikan hubungan antara bangunan dan alam sekitarnya. Jl. Marina Raya 88, Kota Semarang, dipilih sebagai lokasi Wellness Center ini karena kawasan tersebut relatif tenang dan asri, meskipun berada di pusat kota, sehingga menciptakan suasana yang cocok untuk relaksasi dan penyembuhan. Penelitian ini menggunakan studi literatur dan analisis contoh bangunan serupa. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur tropis seperti pengaturan bukaan, penggunaan tanaman, dan pemilihan material yang sesuai dengan iklim tropis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung penyembuhan holistik, berkontribusi pada kesehatan masyarakat, dan memberikan solusi desain yang mendukung kesejahteraan mental di kawasan perkotaan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | 700 Arts and Recreation 700 Arts and Recreation > 720 Architecture |
| Divisions: | Faculty of Architecture and Design |
| Depositing User: | mr. Jodi Armanto |
| Date Deposited: | 25 Jul 2025 07:17 |
| Last Modified: | 25 Jul 2025 07:17 |
| URI: | http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38259 |
| Keywords: | UNSPECIFIED |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
