Search for collections on Unika Repository

PERANCANGAN DESAIN EVENT FESTIVAL PENGENALAN TRADISI POPOKAN UNTUK GENERASI MUDA

DWIJAYANTI, NOVIA DELA (2024) PERANCANGAN DESAIN EVENT FESTIVAL PENGENALAN TRADISI POPOKAN UNTUK GENERASI MUDA. S1 thesis, UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG.

[img]
Preview
Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_COVER.pdf

Download (979kB) | Preview
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (987kB)
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (850kB)
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (791kB)
[img]
Preview
Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_DAFPUS.pdf

Download (805kB) | Preview
[img] Text
20.L1.0087_NOVIA DELA DWIJAYANTI_LAMP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Tradisi Popokan adalah salah satu tradisi kebudayaan warisan dari nenek moyang sejak jaman dahulu. Tradisi Popokan merupakan upacara adat lempar lumpur yang merupakan bagian dari suatu kebudayaan dengan kearifan lokal masyarakat di Desa Sendang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Tradisi budaya ini sangat penting dan bisa menjadi sumber kekayaan dan aset negara yang bisa dilestarikan oleh masyarakat lokal. Selain itu, tradisi juga digunakan sebagai identitas dari suatu daerah itu sendiri yang memiliki manfaat bagi kehidupan dengan di dalamnya memuat nilai-nilai tersendiri dan warisan budaya tradisi yang terjaga dengan baik akan dapat menjadi identitas fondasi kehidupan manusia yang kokoh dan dapat mengikat antar masyarakat satu dengan lainnya. Namun, banyak warga Semarang khususnya pada generasi muda tidak mengetahui tradisi popokan. Hal ini dikarenakan perubahan sosial dari perkembangan zaman yang semakin modern berdampak pada generasi muda lebih mengenal dan mengetahui kebudayaan luar daripada di kota mereka sendiri dan menganggap tradisi adalah sesuatu yang kuno serta kurangnya kesadaran anak muda dalam menjaga warisan budaya yang ada, hal tersebut menjadi point penting pada SDGs nomor 11 point 11.4 yang bertujuan dalam mempromosikan dan melindungi suatu warisan budaya baik dunia maupun warisan alam dunia. Maka dari itu diperlukan media informasi yang edukatif, menarik, jelas, dan juga dapat berinteraksi secara langsung seperti event festival untuk memperkenalkan tradisi popokan agar generasi muda bisa ikut melestarikan tradisi popokan yang bisa memperkuat identitas dan keberlanjutan budaya lokal dengan menerapkan prinsip dan tujuan dari pembangunan berkelanjutan (SDGs), serta meyakinkan generasi muda untuk memiliki pandangan serta aturan-aturan dalam hidupnya.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: 700 Arts and Recreation > 720 Architecture > Visual Communication
700 Arts and Recreation > 740 Drawing and decorative arts
Divisions: Faculty of Architecture and Design > Department of Visual Communication Design
Depositing User: Mr Yosua Norman Rumondor
Date Deposited: 09 Jul 2025 06:24
Last Modified: 09 Jul 2025 06:24
URI: http://repository.unika.ac.id/id/eprint/38001
Keywords: UNSPECIFIED

Actions (login required)

View Item View Item